Kapolda Sumut Ungkap Beberapa Modus Teroris

0
113

Berita Sumut

Medan, LiputanIslam.com — Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan beberapa modus para pelaku teroris, seperti lebih memilih tinggal di rumah kontrakan, mengisolasi diri, dan tidak suka bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

“Saya meminta kepada masyarakat apabila ada tetangga di lingkungannya yang mencurigakan supaya disampaikan kepada aparat keamanan setempat,” kata Agus usai menjenguk korban luka akibat ledakan bom bunuh diri di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jumat (15/11) malam.

Ia menambahkan, terorisme adalah musuh bersama, sehingga seluruh pihak perlu merapatkan barisan untuk memerangi terorisme secara bersama-sama.

“Tidak ada ajaran agama yang mengajarkan seperti ini (terorisme).Terorisme bukan ajaran agama,” kata Agus.

Baca juga: Terkait Bom Polrestabes Medan, Densus 88 Amankan 12 Orang

Hingga Jumat (15/11) polisi telah mengamankan sebanyak 14 orang terkait ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Bom tersebut telah menyebabkan enam korban luka-luka yang terdiri dari empat anggota Polri dan dua warga sipil.

Empat anggota Polri itu, yakni Kompol Abdul Mutolib Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Sarponi Kasubag Bin Ops Polrestabes Medan, Aipda Deni Hamdani staf Propam Polrestabes Medan, dan Brigadir Juli Chandra Staf Propam Polrestabes Medan.

Dua warga sipil itu, yakni Richard Purba, pegawai honor lepas (PHL) Polrestabes Medan dan Ikhwan Muliadi yang sedang mengurus SKCK di Polrestabes Medan. (Ay/Antara)

DISKUSI: