Kalangan Santri Didorong Aktif Kawal Demokrasi Indonesia

0
126

Sumber: nu.or.id

Semarang, LiputanIslam.com– Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Semarang Jawa Tengah, Prof Syamsul Ma’arif mendorong kalangan santri untuk lebih aktif dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Para santri diharapkan ikut mengawal demokrasi di Indonesia sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.

Demikian hal itu ia sampaikan pada acara kuliah umum yang bertema “74 Tahun Merdeka, Apa Kabar Santri Indonesia?” di Pesantren Besongo Semarang, Jawa Tengah, pada  (1/9).

Menurutnya, proses demokratisasi yang saat ini sedang berlangsung di Indonesia jika tidak dikelola dengan baik, maka akan menjadi pemicu terjadinya disintegrasi bangsa. Apalagi, akhir-akhir ini isu-isu terkait SARA mengalami peningkatan.

“Bersamaan dengan bergulirnya demokratisasi usai berakhirnya rezim Orde Baru itu juga bergulir isu-isu SARA  di ranah publik yang berpotensi menggoyahkan keutuhan NKRI,” ucapnya.

Ditambah lagi ada kelompok yang cenderung eksklusif dan sangat nyaring menyuarakan berdirinya sistem pemerintahan khilafah. “Melihat realitas itu, santri di era milenial ini tugasnya semakin bertambah. Tidak hanya merawat tradisi dan asik berkutat pada spiritualitas saja. Tetapi  juga harus terpanggil untuk melawan setiap gerakan dan ideologi dan merobek persatuan bangsa,” ujarnya.

Baca: Yenny wahid Dorong Peran Aktif Para Santri

Syamsul mengajak segenap anak bangsa khususnya para santri untuk terus berupaya menjaga bangsa ini. “Karena itu mulai sekarang, santri harus bersiap dan turun gunung untuk mengawal jalannya demokratisasi agar tidak melenceng,” tandasnya. (aw/NU).

 

DISKUSI: