Jumat Pagi, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.135 per Dolar AS

0
188

Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (28/6) pagi menguat  0,04 persen dari Rp 14.140 per dolar AS ke posisi Rp 14.135 per dolar AS.

Menurut Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim, pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh hasil keputusan gugatan sengketa pemilihan presiden dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.140 per Dolar AS

MK telah menolak seluruh gugatan yang diajukan oleh calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sejumlah investor yang tadinya menahan diri (wait and see) diharapkan bisa kembali agresif masuk ke Indonesia.

“Dalam perdagangan akhir pekan, Jokowi Effect akan mempengaruhi arah rupiah,” kata Ibrahim, Jumat (28/6).

Sentimen lainnya adalah faktor eksternal, yakni pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di KTT G20 akhir pekan ini. Para investor masih akan melihat kelanjutannya.

Dia menilai, pada perdagangan hari ini,  rupiah masih akan menguat di kisaran level Rp14.100 hingga Rp14.200 per dolar AS.

Berdasarkan Reuters, pergerakan dolar AS pasca sidang MK yang berakhir Kamis (27/6) malam kemarin tampak cukup volatile. Dolar AS yang dibuka di level 14.123 sempat turun ke level Rp 14.112 dan melompat ke Rp 14.135 sebelum akhirnya turun lagi.

Sementara itu, seluruh mata uang utama Asia pada hari ini mengalami penguatan terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong menguat 0,01 persen, ringgit Malaysia menguat 0,04 persen, dolar Singapura menguat 0,04 persen, dan yen Jepang menguat 0,07 persen. Baht Thailand menguat 0,07 persen, peso Filipina menguat 0,15 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,16 persen. (sh/cnnindonesia/detik)

 

 

 

DISKUSI: