Sumber: Antara

Yogyakarta, LiputanIslam.com — Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla berharap perekonomian masyarakat bisa naik melalui masjid.

“Masalah kronis yang perlu diperhatikan di Indonesia adalah masalah ekonomi, dan tugas kita adalah bagaimana perekonomian masyarakat naik melalui masjid,” kata Kalla dalam acara Workshop dan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (14/12).

Masjid terutama masjid kampus, menurut Kalla, memiliki peran tidak sekadar sebagai tempat beribadah, meningkatkan keimanan bagi mahasiswa dan dosen serta mengabdi kepada umat melalui pembelajaran aqidah, tapi juga berfungsi sebagai tempat meningkatkan kecerdasan dan keimanan, serta meningkatkan perekomian umat.

“Tugas masjid kampus adalah mendorong umat dengan mendatangkan pengusaha sukses yang disekitar masjid untuk berbagi pengalaman dalam berdagang serta memunculkan motivasi masyarakat untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship,” kata mantan Wakil Presiden RI ini.

Baca juga: Wapres: UIN Harus Berperan Stabilisator Masyarakat

Sebelumnya, ia pun mendorong agar Dewan Masjid Indonesia memiliki program-program yang memakmurkan masjid sekaligus masyarakat di sekitarnya.

“Jangan sampai masjidnya megah tapi rumah-rumah penduduk di sekitarnya reot dan banyak kemiskinan,” ucap JK saat pelantikan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Jawa Timur periode 2019-2024 di Surabaya, Kamis (3/10).

Pengurus Dewan Masjid Indonesia, kata dia, perlu menambahkan program-program ekonomi lainnya, seperti mengoordinasikan bank dengan masjid untuk memajukan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Kita bisa menghubungkan bank syariah dengan masjid. Bisa juga membuat pelatihan-pelatihan di masjid. Misalnya mengundang orang perindustrian untuk memaparkan bagaimana industri kecil bisa dikelola oleh masyarakat,” ujarnya. (Ay/Antara/Merdeka)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*