Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Jepang Perbaharui Doktrin Pertahanan

Published 02/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

no war jepangTokyo, LiputanIslam.com — Pemerintah Jepang, Selasa (1/7), setuju untuk melakukan pembaharuan atas doktrin militernya untuk memungkinkan Jepang berperang di luar negeri.

Sebagaimana laporan BBC, Selasa (1/7), perubahan yang ditetapkan melalui rapat kabinet itu menyebutkan doktrin baru militer Jepang yang disebut “collective self-defence”, atau penggunaan kekuatan militer untuk membela sekutu yang tengah diserang musuh. Doktrin ini untuk mensiasati konstitusi Jepang yang melarang penggunaan kekuatan militer untuk menyelesaikan konflik, kecuali untuk pertahanan diri.

Perdana Menteri Shinzo Abe berupaya keras meyakinkan anggota kabinetnya tentang doktrin baru itu, dengan dalih Jepang memerlukan penyesuaian atas perubahan situasi keamanan regional.

“Apapun keadaannya, saya akan melindungi nyawa rakyat Jepang dan eksistensi perdamaian,” kata Abe kepada wartawan usai rapat kabinet Selasa kemarin.

Keputusan itu masih harus disetujui oleh parlemen. Namun dengan jumlah kursi yang dikuasai, keputusan itu sepertinya tidak akan mendapatkan hambatan.

AS, sekutu utama Jepang, tentu menyambut gembira keputusan itu. Namun saingan regional Jepang seperti Cina, pasti menolaknya. Di dalam negeri sendiri hal itu menimbulkan pertentangan, terutama mereka yang trauma dengan Perang Dunia II yang membawa kehancuran bagi Jepang.

Pada hari Minggu (29/6) dan Senin (1/7), ribuan warga melakukan aksi demonstrasi di Tokyo, dan seorang warga membakar diri untuk memprotes rencana perubahan doktrin militer tersebut.

Rencana perubahan doktrin itu sendiri diperkenalkan Abe sejak bulan Mei setelah sebuah tim panel penasihatnya mengeluarkan laporan yang merekomendasikan perubahan doktrin pertahanan Jepang.

Dengan perubahan doktrin ini, militer Jepang bisa dikirimkan untuk membantu negara-negara sekutu yang tengah berperang. Syarat-syarat lain masih diperlukan, seperti ancaman langsung terhadap keamanan Jepang serta ancaman terhadap keselamatan dan kebebasan rakyat Jepang.

Contoh tindakan yang dibolehkan dengan doktrin baru ini adalah menembak jatuh rudal-rudal yang ditembakkan Korea Utara terhadap kapal-kapal penyapu ranjau AS dan Jepang di jalur-jalur laut vital. Namun Jepang tetap dilarang terlibat dalam konflik bersenjata multilateral, seperti penyerbuan pasukan koalisi pimpinan AS di Irak dan Afghanistan.

“Ada kesalahpahaman bahwa Jepang akan terlibat dalam perang untuk membela negara lain, namun ini di luar pertanyaan itu. Ini adalah langkah pertahanan yang sangat ketat untuk membela rakyat kita. Kita tidak akan menggunakan kekuatan untuk membela negara asing,” kata Abe.

Para penentang langkah itu menuduh Abe tengah membangun landasan untuk merubah secara permanen konstitusi doktrin pertahanan diri Jepang.

“Saya kira jika kita tidak menghentikan Abe saat ini, kita tidak akan bisa memperbaikinya lagi di masa mendatang,” kata seorang demonstran anti-perang.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account