Jelang Natal, Menag Minta Antarumat Beragama Rukun

0
131

Sumber: Kompas

Jakarta, LiputanIslam.com — Menjelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Menteri Agama Fachrul Razi berpesan pada masyarakat untuk menjaga kerukunan antarumat beragama, sehingga tercipta kedamaian.

“Beliau (Habib Luthfi) menggarisbawahi, kerukunan beragama mutlaklah. Kita harus menjaga kerukunan agar tidak mudah terpecah belah,” kata Menag saat berkunjung ke rumah Habib Lutfhi bin Ali Yahya di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (19/12).

“Saya sependapat seperti yang disampaikan beliau (Rais Am Jam’iyah Thariqoh Habib Lutfi Bin Ali Yahya) bahwa kerukunan antarumat beragama mutlak diperlukan karena jika kita nggak rukun maka negara tidak akan maju,” ucapnya lanjut.

Fachrul mengaku banyak hal yang dibicarakan dengan Habib Luthfi selama dua jam pada pertemuan di rumahnya seperti tentang pesan-pesan damai, imbauan kepada umat beragama, serta terkait dengan kerukunan umat beragama terutama menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Beliau (Habib Luthfi) memberikan masukan kepada saya dan teman-teman dalam menjalankan tugas Menteri Agama,” katanya.

Menurutnya, kondisi Indonesia yang damai akan menjadi modal untuk menjadi negara yang maju seperti negara maju lainnya.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris MZ di Berbah Sleman

Sementara, anggota Wantimpres Habib Lutfie bin Ali Yahya mengatakan perlu adanya sikap kasih sayang dan kebersihan hati karena hal itu akan melahirkan saling menghargai antarumat apapun agamanya.

“Melalui kasih sayang yang tulus maka akan menjadi benteng yang kokoh pertahanan nasional secara menyeluruh dan akan saling menghargai apapun agamanya, kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air yang mempunyai hak yang sama untuk hidup,” katanya.

Habib menambahkan rakyat Indonesia harus waspada dan tidak memberikan kesempatan “seujung rambut pun” pada oknum manusia yang ingin memecah belah bangsa Indonesia.

Usai bersilaturahmi dengan Habib Luthfi, Menag Fahrul Razi bertolak ke Semarang untuk agenda selanjutnya, di UIN Walisongo dan PWNU Jawa Tengah. (Ay/Antara/detikNews)

DISKUSI: