Israel Hancurkan 24 Bangunan Warga Palestina Dalam 2 Bulan

0
99

Tepi Barat, LiputanIslam.com–PBB melaporkan bahwa rezim Israel telah menghancurkan 24 bangunan milik warga Palestina di sepanjang kawasan pendudukan Tepi Barat selama kurang dari dua bulan.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menuturkan hal ini di dalam sebuah laporan terbaru yang dikutip oleh Pusat Informasi Palestina pada hari Minggu (25/8).

Laporan menyebutkan, penghancuran 24 bangunan itu terjadi antara 30 Juli hingga 19 Agustus. Akibatnya, sembilan warga Palestina terlantar dan mempengaruhi sedikitnya 80 lainnya. Sejauh ini selama tahun 2019, jumlah orang yang terlantar akibat penghancuran bangunan telah mencapai setidaknya 480 orang.

Selama periode yang disebutkan, sepuluh bangunan dihancurkan di Yerusalem al-Quds timur dan sisanya di wilayah Area C. OCHA melaporkan, 13 bangunan yang dihancurkan di Area C adalah bangunan yang digunakan untuk tujuan kemanusiaan. Tujuh diantaranya terletak di komunitas penggembala di Lembah Yordania utara.

Area C, yang berada di bawah kendali penuh Israel, membentuk lebih dari 60 persen dari seluruh wilayah Tepi Barat. Rezim Israel dilaporkan sering melakukan penghancuran bangunan dan tempat tinggal warga Palestina di area itu, terutama yang menargetkan komunitas penggembala dan suku Badui. (ra/presstv)

DISKUSI: