Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

ISIS Rekrut Anak Dibawah Umur untuk “Berjihad”

Published 03/07/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Pelatihan anak-anak di Suriah
Pelatihan anak-anak di Suriah

Mosul, LiputanIslam.com – Salah satu kebrutalan yang dipertontonkan ISIS dalam aksinya adalah merekrut anak-anak yang masih berusia 10 tahun untuk ikut “berjihad” memperjuangkan “Negara Islam” di Irak dan Suriah. Kendati ada yang sukarela bergabung dengan ISIS, kebanyakan diantara mereka memang dipaksa untuk mengangkat senjata, demikian laporan Russia Today (RT), 2 Juli 2014.

Abdullah, salah satu anak yang direkrut masih berusia 10 tahun, merupakan jihadis termuda yang bergabung dengan ISIS di Mosul. Abdullah didapati tengah berjalan di area pertokoan, memakai topeng, dan memegang senapan.

Sejak ISIS mengambil alih Mosul,  mereka berusaha untuk menarik para pemuda usia 10-30 tahun untuk bergabung dengan kelompok mereka. Dan Abdullah, yang baru berusia 10 tahun mengikuti jejak ayah dan saudara laki-lakinya yang dipaksa berpisah dengan keluarganya untuk bergabung dengan kelompok ISIS.

Menurut RT, Hal serupa juga terjadi di Suriah, anak-anak yang masih berusia 14 tahun juga dilatih untuk menjadi jihadis dalam sebuah kamp.

Pelatihan di dalam kamp dibagi menjadi dua bagian. Di kelas agama, anak-anak ini diajarkan tentang Islam versi pemahaman garis keras yang menghendaki “Negara Islam” sebagai puncak perjuangan. Selain itu, mereka juga belajar tentang ideologi jihad dan keutamaan mati syahid. Dan selain kelas agama, mereka juga mendapatkan pelatihan militer. Proses belajar ini berlangsung selama 25 hari.

Human Rights Watch, pada tanggal 24 Juni 2014 merilis laporan bahwa ISIS merekrut anak-anak di kawasan konflik, dan mendidiknya untuk menjadi jihadis kecil yang lantas diberi tugas-tugas berbahaya, termasuk bom bunuh diri.

Dan dalam laporan pada bulan Mei yang dipublikasikan PBB, dinyatakan bahwa anak-anak dibawah umur ini juga mendapatkan bayaran sebagaimana orang dewasa, yaitu sekitar 200 US dollar.

ISIS adalah kelompok radikal yang telah menghancurkan Suriah dan Irak, dengan dukungan dari Arab Saudi, Qatar, Turki, dan negara-negara Barat. Akibatnya, jutaan rakyat terpaksa mengungsi dengan kondisi menyedihkan. (ba)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account