Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

ISIS, dan Manusia di Dalam Sangkar

Published 10/11/2015 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE
sangkar
Wanita yang dikurung ISIS. Klik foto untuk memperbesar. Sumber: Farsnews

LiputanIslam.com — Siapa yang tak bergidik menyaksikan kekejaman ISIS? Tak peduli wanita ataupun anak-anak, tak peduli tua maupun muda — siapa saja bisa menjadi ‘tumbal’. Entah di jalanan atau di pasar, bahkan saat beribadah di masjid sekalipun — tak luput dari target ISIS. Sehingga, tidaklah mengherankan jika saat ini, ISIS menggunakan warga sebagai tameng perlindungan dari serangan pasukan Suriah dan jet tempur Rusia.

Berbagai laporan sebagaimana yang dilansir Farsnews, 9 November 2015, disebutkan bahwa ISIS menawan warga setempat, lalu dikurung dalam sangkar. Aksi ini juga mereka lakukan minggu lalu saat kelompok ISIS melakukan operasi di dekat Damaskus. Mereka menangkap warga penganut Alawite, lalu menawannya di dalam sangkar besi sebagai tameng.

Juru bicara Kementrian Rusia sempat menyebutkan perubahan strategi yang digunakan ISIS di lapangan, misalnya dengan cara bergerak atau berpindah-pindah sehingga lokasi mereka sulit dilacak. Namun dengan digunakannya tameng manusia seperti ini, kita bisa menyimpulkan bahwa serahasia apapun pergerakan mereka, pihak intelejen ataupun pasukan Suriah mampu melacak. Namun ISIS dan komplotannya menyadari betul, bahwa pasukan pemerintah sebisa mungkin menghindari korban rakyat sipil berjatuhan, hingga mereka sengaja menawan warga dan mengurungnya, sehingga, kalaupun lokasi mereka terlacak, sangat kecil kemungkinan pasukan Suriah ataupun Rusia melakukan serangan udara.

Tindakan ISIS ini juga seolah menyiratkan fakta penting: kondisi mereka terdesak. Selama ini, mereka selalu petantang-petenteng memamerkan kebiadabannya seperti penggal kepala, membakar manusia, dst, dan kali ini, mereka harus berlindung dibalik tawanan.

Angkatan Darat Suriah (SAA), yang bekerjasama dengan Pasukan Pertahanan Nasional (NDF), dan pasukan Hizbullah, dan dengan dukungan dari jet tempur Rusia, telah memperketat pengepungan di kawasan Sheikh Ahmad, dalam operasi pembebasan pangkalan Kuwaires. Laporan terakhir dari lapangan menyatakan bahwa gabungan pasukan pemerintah semakin mendekati kemenangan setelah berhasil menyerang dan menewaskan sepuluh teroris. Jarak pasukan gabungan dengan pangkalan Kuwaires hanya sekitar 2 km.

Sekitar 80% wilayah Sheikh Ahmad, telah berhasil dikontrol oleh pasukan gabungan setelah melakukan serangan offensif di sepanjang jalan raya Aleppo- Raqqa. Kawasan ini telah dikontrol oleh ISIS kurang lebih selama dua tahun.

***

Bersembunyi di Masjid

Bulan lalu, Menteri Pertahanan Rusia menyebut bahwa ISIS bersembunyi di masjid-masjid. “Mereka mengetahui kami sangat hati-hati, sangat menghormati masjid, dan mereka memahami bahwa kami tidak akan pernah— dalam keadaan apapun — merusak fasilitas warga,” ujarnya, dilansir RT, 6 Oktober 2015.

Menggunakan masjid sebagai tempat bersembunyi, bisa dipahami sebagai bagian propaganda perang ISIS. Jika jet tempur Rusia menargetkan mereka, tentunya mereka akan mengabarkan kepada dunia dengan narasi tendensius: lihatlah, Rusia mengebom masjid! Hal ini bisa mempengaruhi opini publik, apalagi jika menyangkut sentimen agama, ummat Islam khususnya, sangat mudah terbakar.

Namun Rusia memastikan bahwa mereka menargetkan sasaran dengan akurat.

“Kami melakukan pengecekan ratusan kali. Kami memutuskan dan memperhitungkan dengan matang. Kami melakukan serangan hanya jika kami yakin 100% serangan kami mengenai target yang tepat.”

***

Pejuang Allah kok Kabur?

Meski kelompok-kelompok teroris di Suriah seperti ISIS, Al-Nusra, FSA dkk menyebut diri sebagai mujahid yang berjuang di jalan Allah, merindukan syahid dan segenap klaim lainnya, namun fakta di lapangan berbicara lain.

teroris pengungsi

“Setidaknya ada 3.000 militan dari kelompok ISIS, al-Nusra dan Jaish al-Yarmouk menuju Yordania. Mereka takut melihat kemajuan yang diraih oleh SAA di segala lini, ditambah dengan masifnya serangan udara dari jet tempur Rusia.”

Selain kabur ke Yordania, banyak anggota teroris yang kini telah bertransformasi dan bergabung menjadi pengungsi Suriah dan kini berada di Eropa.

***

Ketika Mereka Menutup Mata

Dengan segala bentuk kejahatan kemanusiaan yang dilakukan ISIS, sangat mengherankan bahwa masih ada yang mendukung mereka di Indonesia. ISIS’s fans club, memiliki website dan secara berkelanjutan mempropagandakan ISIS. Salah satu situs corong ISIS di Indonesia, Shotussalam.com misalnya, telah diblokir pemerintah. Namun mereka kembali membuat situs baru dengan alamat Shotussalam.co. bahkan ketika diblokir pun, fans club ISIS ini masih bisa mengakses situs tersebut dengan menggunakan aplikasi tertentu.

Dan tentu saja, kendati laporan penggunaan warga sipil sebagai tameng telah dirilis oleh media internasional, namun bisa dipastikan, mereka tidak akan pernah memuatnya. Dan anehnya lagi, fans club ini begitu saja percaya dengan klaim-klaim yang mereka buat, bahwa mereka tengah memperjuangkan Islam.

Karenanya, bagi masyarakat Indonesia, penting untuk menjaga dan memberikan informasi yang benar terkait ISIS dan teroris lainnya kepada keluarga maupun sahabat, agar jangan sampai, orang-orang yang Anda sayangi terpengaruh oleh paham ekstremisme. (ba)

—-
Referensi:

http://english.farsnews.com/newstext.aspx?nn=13940818000685
https://www.rt.com/news/317803-russia-syria-airstrikes-antonov/
https://www.rt.com/news/317720-terrorists-leaving-syria-airstrikes/
http://on.fb.me/1WOuqjm

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account