Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Iran Semakin Berkibar, Saudi Silahkan Gigit Jari

Published 15/04/2016 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

MinyakLiputanIslam.com — Sejak lama, Arab Saudi telah menganggap Iran sebagai musuh, baik di bidang politik, ekonomi, maupun militer. Cara-cara kotor pun dihalalkan Saudi dalam upaya melemahkan Iran, misalnya dengan mendukung kelompok-kelompok teroris agar melakukan makar di Iran. Saudi juga berusaha mengisolir Iran, dengan menekan sekutu-sekutunya untuk memutuskan hubungan dengan negeri mullah ini. Pun pada konferensi OKI yang digelar di Turki minggu ini, Saudi menyiapkan klausul khusus terkait Iran dan Hizbullah Lebanon.

Dan bagi Saudi, semua itu belum cukup.

Entah karena kurang kreativitas, atau karena IQ para pejabat Saudi memang terbatas, nyaris tidak ada cara-cara baru yang lebih kreatif dan efektif yang digunakan Saudi untuk menekan Iran. Hanya pengulangan dari metode lama. Dulu, Saudi pernah memainkan harga minyak untuk menekan rival-rivalnya. Dan kini, cara-cara itu kembali digunakan untuk menekan Iran. Sayang sekali, agenda itu tidak efektif, karena faktanya, Iran kini semakin berkibar.

Saat Iran masih berada di bawah embargo karena proyek pengayaan nuklir, Saudi telah menandai Iran sebagai rival. Dan kini, setelah embargo diangkat, sekali lagi Saudi membuat rencana luas untuk ‘membekukan’ minyak Iran. Caranya dengan memproduksi minyak dalam jumlah besar hingga membanjiri pasar, membiarkan harga minyak mentah jatuh, memanipulasi harga, dan akhirnya, baru-baru ini Saudi mengancam kapal tanker yang membawa minyak Iran.

Apakah cara-cara itu berhasil?

Statistik menunjukkan bahwa dalam dua bulan pertama perioda pasca-sanksi, kendati masih ada hambatan seperti transfer mata uang asing dan asuransi kapal tanker minyak, namun Iran telah berhasil meningkatkan ekspor minyak mentah sebesar 60%.

Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh mengumumkan pada akhir Maret bahwa ekspor minyak mentah dan gas Iran telah melampaui 2 juta barrel per hari.

“Dalam kalender Iran tahun 1395 [dimulai pada 20 Maret 2016], penjualan minyak mentah Iran meningkat menjadi 2 juta barrel per hari,” terang Zanganeh, seperti dilansir harian Iran Mehr News Agency, (12/4/2016).

Sementara itu, kapal tanker minyak milik negara pelanggan minyak Iran di Asia dan Eropa juga telah berada di terminal Iran untuk memuat minyak.

Dengan demikian, dua rencana Saudi yaitu meningkatkan produksi dan mengancam kapal tanker yang membawa minyak Iran, nampaknya tidak efektif sejauh ini. Buktinya, ekspor minyak mentah Iran ke Uni Eropa saja telah melampaui 500.000 barel per hari.

India, Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan merupakan empat pelanggan minyak mentah terbesar Iran di Asia. Diantara empat negara itu, Korea Selatan yang paling tinggi meningkatkan jumlah transaksinya setelah berakhirnya sanksi terhadap Iran.

Sebuah laporan yang diterbitkan oleh OPEC, pada bulan Februari, disebutkan bahwa ekspor minyak mentah Iran tumbuh hampir 25%. Selama periode waktu yang sama, India meningkatkan impor minyak dari Iran sebesar 113.000 barrel per hari. Sementara Korea Selatan, meningkatkan pembelian minyak Iran sebesar 139.000 barrel per hari.

Meskipun Tiongkok hanya meningkatkan jumlah pembelian minyak sebesar 6.000 barel per hari, namun negara tirai bambu ini masih merupakan pelanggan minyak terbesar di Iran, dengan pembelian total mencapai 538.000 per hari.

Pelanggan Minyak Iran dari Eropa

Pada musim dingin 2015, Arab Saudi menargetkan pangsa pasar minyak Rusia dengan menjual minyak mentah ke kilang minyak Swedia. Beberapa ahli meyakini bahwa saat itu Saudi berupaya untuk mencegah kembalinya Iran ke pasar internasional setelah mengambil alih sebagian pangsa pasar Rusia.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, NIOC tidak hanya menandatangani kontrak penjualan minya ke Perancis, Rusia dan Spanyol, tetapi juga menawarkan minyak kepada negara-negara lainnya seperti Yunani, Swiss, Italia, Inggris, Hungaria dan Turki.

Setelah kontrak baru dengan Eropa disepakati, maka ekspor Iran ke Eropa akan meningkat melebihi 700.000 barrel per hari. Selain itu, masih ada daftar calon pelanggan minyak Iran di masa depan, termasuk Malaysia, Taiwan, Afrika Selatan, Sri Lanka, Singapura, Pakistan, Thailand dan Ghana.

Saudi, silahkan gigit jari. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account