Irak Sebut Klaim Israel tentang Kerusuhan di Irak Hanya Propaganda Memecah Hubungan Irak-Iran

0
176

Sumber: Presstv

Baghdad, LiputanIslam. Com— Kepala Staf Angkatan Darat Israel Letnan Jenderal Aviv Kochavi pada Rabu (24/12) kemarin,  mengklaim Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) sedang menyelundupkan senjata canggih ke Irak. Menurutnya, langkah ini adalah sesuatu yang tidak bisa dibiarkan oleh Tel Aviv.

Merespon klaim itu, Hassan al-Kaabi, kepala kubu parlemen Organisasi Badr, mengatakan Irak memiliki pemerintahan yang didukung oleh rakyat, pasukan keamanan, tentara, polisi dan Pasukan Mobilisasi Populer atau Hashd al-Sha’abi.

“Klaim Kochavi tidak benar dan bermotif politik,” kata Kaabi, menambahkan bahwa Israel ingin menghasut dan menemukan alasan untuk masuk ke wilayah Irak.

Baca: Israel Lancarkan Serangan Terbaru ke Jalur Gaza

Israel telah dianggap sebagai provokator di balik kerusuhan yang saat ini berlangsung diIrak. Aksi protes anti-pemerintah memenuhi jalanan dan melakukan kekerasan,  sebagian massa merusak properti publik dan menembaki sebagian demonstran lainnya.

Selain itu, Israel telah beberapa kali melakukan serangan udara ke Irak, menargetkan pos-pos yang dipegang oleh Hashd al-Sha’abi, kelompok semi-militer yang telah bekerja sama secara aktif dengan tentara nasional melakukan operasi kontra-terorisme.(fd/Presstv)

DISKUSI: