Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Ini Dia, Pemimpin Regional ISIS di Indonesia

Published 09/08/2014 6 Min Read
Share
6 Min Read
SHARE
foto: kabarcianjur
foto: kabarcianjur

Jakarta, LiputanIslam.com— Diam-diam,  kelompok teroris transnasional Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), telah memiliki pemimpin di Indonesia. Ketua Umum Gerakan Reformis (Garis) Islam, Chep Hernawan, mengaku dirinya adalah pimpinan regional ISIS di Indonesia. Ia ditunjuk  karena dinilai militan, berilmu tinggi, amanah hingga istiqamah.

“Mereka melihat saya punya kriteria yang diinginkan oleh mereka untuk menjadi pemimpin ISIS di wilayah Indonesia,” kata Chep kepada wartawan di kediamannya, 7 Agustus 2014, seperti dilansir Jpnn.

Ia akhirnya menampakkan diri, dan mengakui bahwa ia telah ditunjuk sebagai pemimpin, ketika deklarasi ISIS digelar pada Minggu 12 Maret 2014 lalu di  Hotel Indonesia. Namun, ia membantah jika ISIS di Indonesia memiliki tujuan untuk membentuk negara Islam di Indonesia.

“ISIS di Indonesia itu tidak ada bedanya dengan Garis. Tidak ada presiden, menteri, panglima perang, dan kabinet-kabinet. Yang ada kami meneruskan perjuangan untuk menegakan syariat Islam di Indonesia,” kata Chep.

Chep menambahkan, tidak ada instruksi dan seruan untuk melakukan perang di Indonesia. Menurutnya, medan perang sejatinya ada di Irak, Suriah, dan negara timur tengah yang kini sedang berperang memperjuangkan akidah Islam. “Tidak ada radikalisasi dalam ISIS ini. Pemberitaan yang ada di media itu tidak benar. ISIS sendiri memperjuangkan dan menegakkan syariat Islam,” paparnya.

Diakui Chep, setidaknya ada ribuan pengikut ISIS di Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa. Menurutnya, pengikut ISIS terbanyak di Indonesia berada di wilayah Jawa Barat. Akan tetapi pengikut ISIS itu bukanlah teroris seperti yang diberitakan media akhir-akhir ini.

“Tidak ada instruksi angkat senjata di Indonesia, tapi kami mengirimkan pengikut ISIS yang betul mewakafkan dirinya untuk membantu saudara sesama muslim di medang perang. Kami sendiri ikut berbaiat dengan Abu Bakr Al-Baghdadi tapi tidak harus datang ke sana,” paparnya.

Di Cianjur, dirinya menyebut ada puluhan anggota ISIS yang bergabung dari berbagai latar belakang. Menurutnya, bergabungnya mereka ke ISIS dalam rangka keinginan untuk mengubah dan menegakkan syariat Islam dan konstitusi.

“Latar belakang pendidikan mereka 60 persen sarjana, ada juga lulusan pesantren yang tersebar di beberapa wilayah di Cianjur. Selain itu, usia mereka semua rata-rata di atas 20 tahun,” tandasnya lagi.

Chep menyebut, selama ini ia melakukan koordinasi dengan jaringan ormas, seperti Majelis Mujahidin, FPI, yang dilakukan lewat telpon. Tujuannya adalah  menghentikan pergerakan radikal di NKRI.

Terkait ISIS yang disimpulkan sebagai pergerakan yang dilarang oleh pemerintah, dirinya siap menjelaskan kepada negara, bahwa ISIS tidak seperti yang dituduhkan selama ini seperti yang ada di media-media Barat. “Kemarin saya sudah dipanggil oleh Menteri Agama. Di sana kami jelaskan bahwa ISIS bukan organisasi radikal,” jelasnya.

Chep juga berani bersumpah bahwasanya sumber pendanaan ISIS berasal dari dana yang halal dan bukan dari hasil merampok. “Demi Allah, dana yang kita himpun bukan hasil dari kejahatan, ini murni dari hasil sedekah dan infak perusahaan-perusahaan saya,” tegasnya.

MUI Segera Panggi Pimpinan ISIS Indonesia

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH Abdul Halim, dilaporkan akan segera memanggil Pemimpin ISIS, Chep Hernawan. “Kami belum bisa menindak apa-apa karena kami juga baru mendengar pernyataan itu tadi malam (Kamis, 7 Agustus 2014) melalui media,” kata Abdul, seperti dilansir Tribunnews, 8 Agustus 2014.

Menurut Abdul, MUI memang telah mengharamkan ISIS untuk berkembang di Indonesia. Selain ideologinya yang berbeda, ISIS bukanlah gerakan Islam melainkan hanya mengatasnamakan Islam yang perilakunya tidak Islami. Karenanya ia ingin mengetahui secara pasti tentang ISIS yang dipimpin warga Cianjur itu.

“Apakah ISIS itu identik dengan yang di sana (Irak- red). Kami tidak bisa memberikan pandangan andaikata yang ada di Cianjur itu hanya mendukung ISIS saja. Sekarang kami hanya bisa melarang kelompok atau aliran yang merusak tatanan ajaran Islam itu saja,” kata Abdul.

Senada dengan MUI, Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, juga sangat mendukung penolakan ideologi ISIS di Kabupaten Cianjur. Menurutnya, termasuk segala bentuk gerakan-gerakan ideologi yang bisa merusak tatanan masyarakat tidak boleh berkembang di Kabupaten Cianjur.

Terkait adanya tokoh masyarakat Cianjur yang mengaku sebagai pimpinan tertinggi ISIS di Indonesia, Tjetjep bersikap diplomatis. Menurutnya, perlu ada penjelasan terkait dengan pernyaaan itu. “Itu kan baru informasi yang belum jelas. Saya yakin di Kabupaten Cianjur tidak ada penggikut ISIS,” kata Tjetjep.

Pihak lain, Kapolres Cianjur, AKBP Dedy Kusuma Bakti, mengaku telah melakukan pemantauan ke sejumlah wilayah terhadap perkembangan ISIS di Kabupaten Cianjur. Terlebih setelah adanya klaim pemimpin ISIS regional Indonesia yang merupakan warga Kabupaten Cianjur.

“Pantauan kami terus berjalan dan memang ada beberapa pihak yang mendeklarasikan dirinya adalah bagian dari ISIS tapi itu akan kami tindaklanjuti lagi apakah klaim itu seperti paham ISIS sejatinya atau memang beliau tidak tahu paham ISIS. Karena yang berkembang di Irak dan Suriah itu membahyakan NKRI,” kata Dedy. (ba)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account