Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Indonesia Sasaran Empuk Penyadapan AS dan Australia

Published 17/02/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

NSAWashington, DC., LiputanIslam.com – Isu tentang penyadapan yang dilakukan Amerika terhadap Indonesia kembali mencuat setelah adanya pemberitaan harian The New York Times pada hari Sabtu (15/2) mengenai skandal penyadapan yang dilakukan Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) di Indonesia.

Berdasarkan dokumen yang dibocorkan oleh Edward J Snowden, mantan kontraktor NSA yang kini berada di Rusia, termaktub bahwa NSA memantau setiap firma hukum AS yang bekerja mewakili negara asing dalam sengketa perdagangan, termasuk Indonesia.

Menurut dokumen yang diperoleh pada Februari 2013 itu, Pemerintah Indonesia telah merekrut sebuah firma hukum AS untuk menangani sengketa perdagangan dan karenanya menjadi obyek penyadapan Amerika.

Dokumen tersebut melaporkan bahwa dalam operasinya itu Amerika mendapat dukungan dari Direktorat Sinyal Australia (ASD) yang merupakan partner NSA. ASD menginformasikan kepada NSA bahwa mereka melakukan pemantauan komunikasi, termasuk terhadap pejabat Indonesia dengan firma hukum di AS. Dalam dokumen itu tertera bahwa ASD bersedia berbagi informasi dengan NSA.

Biro hukum Amerika yang tersadap tersebut tidak diidentifikasikan dalam laporan bulanan ASD itu. Namun, diketahui bahwa biro Mayer Brown adalah wakil Pemerintah Indonesia dalam isu-isu perdagangan di AS.

NSA menolak menjawab pertanyaan tentang laporan penyadapan atas firma hukum yang mewakili Indonesia ini. Duane Layton, pengacara dari firma Mayer Brown mengatakan ia tak punya bukti bahwa dia atau perusahaannya telah disadap oleh Australia maupun AS.

“(Namun) saya selalu bertanya-tanya apakah ada seseorang mendengarkan pembicaraan kami. Karena Anda naif bila tidak bertanya-tanya soal itu. Tapi saya tidak pernah benar-benar berpikir bahwa saya sedang dimata-matai,” ujarnya.

Sementara itu pemerintah Australia berkeras menolak berkomentar soal aksi penyadapan mereka terhadap Indonesia. Seperti dilansir ZDNet pada hari Minggu (16/2), perdana menteri Australia Tony Abbot mengatakan: “Kami tidak mengomentari masalah operasi intelijen,” jawab Perdana Menteri Australia Tony Abbott saat ditanya masalah ini.

Ketika ditemui di Bourke, New South Wales, Abbot hanya mengatakan bahwa hasil penyadapan tidak bermaksud untuk merugikan negara lain.

Pernyataan ini sejalan dengan pernyataan AS, yang menyatakan bahwa penyadapan mereka hanya untuk mencegah tindak terorisme dan keamanan negara.

Namun, bocoran Snowden yang diulas tuntas di New York Times menunjukkan penyadapan ASD dan NSA tidak sepenuhnya untuk alasan keamanan. Dalam dokumen 2013 itu, intel kedua negara justru menyadap percakapan negosiasi sengketa dagang Indonesia-AS.

Dalam bocoran tersebut dikatakan, ASD meminta arahan dan restu dari NSA untuk menyadap percakapan perusahaan AS yang bekerja untuk Indonesia dalam menyelesaikan sengketa dagang rokok kretek dan udang pada tahun 2010 lalu. (WZ/The New York Times/ BBC/ Viva/ Liputan 6)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account