Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

India Pecat 2 Perwira Polisi karena Perkosaan Sadis

Published 31/05/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

no rapeUttar Pradesh, LiputanIslam.com — Dua perwira polisi India dipecat karena menolak melakukan tindakan untuk menyelamatkan dua orang gadis yang kemudian ditemukan tewas dalam kondisi tergantung setelah sebelumnya diperkosa. Ini adalah kasus perkosaan terbaru yang kembali menggoncangkan India.

Tiga tersangka pelaku perkosaan telah ditangkap bersama 2 polisi tersebut di atas yang mendapatkan dakwaan terlibat dalam kegiatan konspirasi jahat. Polisi berjanji akan memproses kejahatan ini dengan cepat.

Kedua gadis bersaudara berumur masing-masing 16 dan 14 tahun, hilang di distrik Badaun, Uttar Pradesh, Selasa (27/5) malam. Mereka bermaksud buang air di sungai dekat rumahnya, namun tidak pernah kembali lagi. Mereka ditemukan keesokan harinya sudah dalam keadaan tewas tergantung di atas pohon setelah sebelumnya mengalami perkosaan.

Keluarga korban dan masyarakat desa marah dengan sikap polisi yang cuek menerima laporan kehilangan. Ayah korban bahkan mengakui kepada BBC, dirinya justru menjadi olok-olokan polisi saat melapor.

“Ketika mereka mengetahui kami dari kasta rendah, mereka menolak mencari putri-putri kami,” katanya.

Peristiwa tersebut mendapat liputan luas media-media India, termasuk televisi-televisi utama seperti NDTV, Times Now dan CNN-IBN, sekaligus menambah panjang daftar hitam kasus perkosaan sadis yang terjadi di India.

Dalam editorialnya, Times of India mengecam kelemahan gubernur Uttar Pradesh Akhilesh Yadav Singh dan menyebut provinsi yang dipimpinnya sebagai “negara terbelakang yang tidak memiliki hukum”.

Sebaliknya Akhilesh Singh menanggapi kritikan-kritikan tersebut dengan emosional. Saat diwawancarai awak media massa yang ingin mendapat keterangannya tentang kasus itu, Jumat kemarin (30/5), ia menjawab ketus,  “Anda (para wartawan) aman-aman saja, mengapa ribut?”

“Tidak ada provinsi lain yang memiliki ruang kontrol kepolisian seperti kami. Jika ada insiden, kami akan bertindak,” tambahnya.

Sementara itu pejabat kepolisian senior Atul Saxena mengumumkan akan ada “penyelidikan mendalam” atas kasus ini, termasuk tindakan diskriminasi ras oleh polisi terhadap keluarga korban.

Sebagai negara dengan mayoritas penduduknya beragama Hindu, perbedaan kasta masih menjadi masalah sosial yang rumit, di mana penduduk kasta rendah sering mendapat perlakuan tidak adil dari aparat pemerintah. Mereka juga sering menjadi korban kejahatan yang dilakukan orang-orang dari kasta yang lebih tinggi.(ca/bbc)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account