Indef: Dana Desa Belum Mampu sejahterakan Rakyat

0
111

Sumber: liputan6.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (indef) Mirah Midadan Fahmid menilai program dana desa masih belum mampu mensejahterakan masyarakyat.

Hal itu terlihat dari pertumbuhan penduduk miskin pedesaan selama empat tahun terakhir. Rata-rata penurunan penduduk miskin hanya sebesar 2,7 persen per tahun.

“Dibandingkan dengan sebelum adanya dana esa, pemerintah mampu menurunkan jumlah penduduk miskin di pedesaan rata-rata 3,1 persen per tahun,” kata dia, Jakarta, Jumat (20/12).

Baca: Kemendes PDTT: Kita Pantau Dana Desa yang Disalurkan

Dia mengatakan, upah rata-rata buruh petani hingga September 2019 hanya sebesar Rp 38.278. angka tersebut lebih kecil dibandingkan pada 2013 sebesar Rp 39.818.

“Data ini menggambarkan dana desa belum mampu menigkatkan kesejahteraan buruh tani,” ujarnya.

Menurut dia, dana desa belum mampu mengurangi ketimpangan di desa karena banyak dipakai untuk pembangunan infrastruktur dibandingkan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat.

Dia berpendapat, pembangunan infrasrtuktur dipilih karena pertanggung jawabannya lebih mudah ketimbang melakukan aktivitas atau usaha masyarakat. Padahal, dana desa seharusnya difokuskan pada pemberdayaan masyrakat.

“Sehingga dapat mengembangkan bisnis-bisnis baru yang lahir dari desa dengan keunikan karakteristik kawasan pedesaan,” ucapnya.

Senada dengan ekonom indef, Ekonom Senior Faisal Basri menduga dana desa paling banyak dinikmati oleh para elitnya saja. Oleh karena itu, dana desa tidak mampu meningkatkan daya beli dan konsumsi masyrakat.

“Saya duga dana desa ini yang paling banyak menikmati adalah elit desa. Tidak banyak efeknya,” tuturnya. (sh/liputan6/tribunnews)

DISKUSI: