Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Imam Masjid Sydney Australia Penyandang Dana Teroris al-Nusra

Published 01/07/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

sheikh issaSydney, LiputanIslam.com — Imam Masjid Sydney yang punya kewarga negaraan ganda Australia – Lebanon, Syeikh Zouheir Issa, dituduh mendanai kelompok teroris al Nusra yang tengah terlibat konflik bersenjata di Suriah.

ABC News Astralia melaporkan, Senin (30/6), Syeikh Zouheir Issa yang menjadi imam di Masjid Al-Azhar di Sydney sejak 2005 itu mempunyai kaitan dengan kelompok oposisi Jabhat al-Nusra atau Front al-Nusra yang dikenal merupakan kepanjangan tangan al-Qaedah di Suriah. Issa diduga membiayai pasukan milisi di Lebanon utara utuk menggulingkan rezim Bashar al-Assad.

Issa diduga membiayai Houssam Sabbagh, warga Lebanon yang tinggal di Sydney selama dua dasa warsa, namun kini menjelma menjadi pemimpin milisi kota Tripoli di Lebanon utara yang aktif membantu kelompok Al Nusra di Suriah.

Membiayai organisasi seperti al-Nusra, yang dianggap sebagai organisasi teroris di Australia, merupakan tindak pidana. Tudingan tersebut bakal menimbulkan ketakutan pemerintah Australia, yang sudah khawatir dengan puluhan anak muda Australia pergi ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok-kelompok militan.

“Ini merupakan ancaman terbesar dalam keamanan Australia pada abad ini,” ujar Nick O’Brein, bekas kepala kontra terorisme di Scotland Yard, kepada wartawan ABC Australia. O’Brien khawatir jika mereka yang sudah mendapat pelatihan militer itu kembali ke Australia, kemungkinan besar cara berpikir mereka pasti berubah.

Syeikh Issa sendiri telah membantah tuduhan kedekatannya dengan Syeikh Sabbagh dan tak pernah memberikan dana untuk pentolan al-Nusra tersebut. Tapi menurut pengamatan Bernard Rougier, militan Salafiyah Lebanon kawakan seperti Sabbagh selalu berteman baik dengan Syeikh Issa.

Dokumen pengadilan Lebanon pada 2007 yang diperoleh ABC News menyatakan bahwa Issa dan Sabbagh adalah para tokoh utama dalam dua kelompok jihad (Asbat al-Anshar dan Fatah al-Islam). Dua kelompok ini menyerang kepentingan-kepentingan barat dan terlibat konflik dengan pasukan keamanan Lebanon antara 2004 dan 2007.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account