Hindari Selat Hormuz, AS Sepakati Pelabuhan Strategis di Oman

0
145

Duqm,LiputanIslam.com—Amerika Serikat menyetujui kesepakatan pelabuhan strategis dengan Oman pada Minggu (24/3) yang menurut para pejabat AS akan memungkinkan militer mereka untuk mengakses wilayah Teluk dengan lebih baik dan mengurangi kebutuhan untuk mengirim kapal melalui Selat Hormuz.

Kedutaan AS di Oman mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perjanjian itu mengatur akses Amerika ke fasilitas dan pelabuhan di Duqm dan Salalah, serta menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk mempromosikan tujuan keamanan bersama.

Bagi Oman, kesepakatan ini adalah peluang strategis karena dianggap bisa mengembangkan Duqm dan sekaligus menjalankan politik netral di Timur Tengah.

Kesepakatan ini terjadi karena Amerika Serikat semakin khawatir tentang perluasan program rudal Iran, yang telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir meskipun ada sanksi dan tekanan diplomatik oleh Amerika Serikat.

Seorang pejabat A.S., yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan kesepakatan itu penting untuk meningkatkan akses ke pelabuhan yang terhubung ke jaringan jalan ke wilayah yang lebih luas, guna memperkuat ketahanan militer AS di wilayah ini.

“Kami dulu beroperasi dengan asumsi bahwa kami bisa berlayar ke Teluk,” kata seorang pejabat AS, menambahkan, bagaimanapun, “kualitas dan kuantitas senjata Iran menimbulkan kekhawatiran.”

Teheran di masa lalu mengancam akan memblokir Selat Hormuz, rute pengiriman minyak utama di mulut Teluk, sebagai balasan atas tindakan permusuhan AS.

Namun, pejabat A.S. mencatat bahwa perjanjian tersebut akan memperluas opsi militer A.S. di wilayah tersebut untuk segala jenis krisis.

Duqm adalah pelabuhan yang ideal untuk kapal besar. Bahkan cukup besar untuk memutar kapal induk, kata seorang pejabat kedua.

“Pelabuhan itu sendiri sangat menarik dan lokasi geostrategisnya sangat menarik, sekali lagi berada di luar Selat Hormuz,” kata pejabat itu. (fd/rt)

DISKUSI: