Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Hillary Clinton Pun Kecam Para Senator AS Anti-Iran

Published 11/03/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

hillary3Washington DC, LiputanIslam.com — Reaksi keras atas sikap beberapa senator yang membuat surat terbuka anti-Iran terus bermunculan. Kali ini mantan ibu negara dan Menlu AS Hillay Clinton.

Seperti dilansir Press TV, Selasa (10/3) Hillary Clinton yang merupakan salah seorang capres AS mendatang ini mengatakan bahwa apa yang dilakukan para senator itu “bertentangan dengan tradisi kepemimpinan AS”.

“Apakah para senator itu tengah mencoba membantu dalam masalah Iran atau sengaja melecehkan komandan tertinggi dalam diplomasi internasional yang sangat penting (Presiden Obama), keduanya hanya mendiskreditkan para penandatangan surat itu,” kata Hillary Clinton dalam sebuah acara di New York, Selasa kemarin.

Dalam sebuah surat terbuka kepada Iran, hari Senin (9/3), 47 senator AS dari Partai Republik mengatakan bahwa setiap perjanjian dengan Iran harus disetujui oleh Congress yang saat ini didominasi oleh Partai Republik yang menjadi oposisi Presiden Obama yang berasal dari Partai Demokrat. Mereka juga menyebutkan bahwa perjanjian itu tidak berlaku lagi setelah Presiden Obama keluar dari Gedung Putih.

Surat itu dikeluarkan terkait dengan perundingan program nuklir Iran yang diikuti oleh AS, dan kini telah sampai pada tahap akhir. Hal itu ditentang Israel dan para politisi anti-Iran di AS. Pada tanggal 3 Februari lalu Ketua Congress AS mengundang PM Israel Benjamin Netanyahu untuk berpidato mengecam perundingan nuklir Iran. Hal itu membuat hubungan AS dengan Israel serta pemerintah AS dengan Congress, memanas.

Menurut Clinton, Presiden Obama dan timnya tengah berada di tengah-tengah “negosiasi intensif” dengan Iran atas program nuklir Iran.

“Kita harus mengkritisi setiap kesepakatan akhir dalam perundingan ini. Namun surat dari para senator Partai Republik itu bertentangan dengan tradisi terbaik dalam kepemimpinan Amerika dan orang harus bertanya, apakah tujuan dari surat itu?” Kata Hillary Clinton.

Gedung Putih juga bereaksi keras atas surat tersebut dengan menyebutnya sebagai ‘melemparkan pasir di atas gigi mesin’ atas perundingan program nuklir Iran. Sedangkan Menlu Iran Javad Zarif mengatakan kepada wartawan, Senin, bahwa surat para senator itu ‘tidak memiliki nilai hukum’ dan hanya sekedar sebuah ‘alat propaganda’.

Sementara itu wartawan senior Tony Cartalucci, dalam artikelnya di situs Activist Post sehari sebelum pidato Netanyahu di depan Congress tanggal 3 Maret, menyebut langkah AS mengikuti perundingan nuklir Iran hanyalah sebuah ‘kamuflase’ untuk menutupi niat sebenarnya AS untuk menyerang Iran.

“Negosiasi-negosiasi dengan Iran atas program nuklir Iran hanyalah sebuah ‘pertunjukan’ yang digunakan untuk memberikan kesan di hadapan dunia bahwa AS telah mencoba melakukan semua upaya damai, sebelum memaksakan perubahan kepemimpinan (Iran),” tulis Cartalucci.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account