Harga Daging Sapi dan Ayam Melonjak, Ikappi: Harus Diwaspadai

0
171

Sumber: liputan6.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Komoditas daging sapi dan ayam mengalami lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru. Lonjakan harga daging ini disinyalir karna tingginya permintaan masyarakat.

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengatakan, pemerintah harus mewaspadai fluktuasi harga daging sapi dan ayam. Dalam sepekan terakhir, dua komoditas ini mengalami fluktuasi harga yang signifikan.

Dalam hal ini, Ketua Umum Ikappi Abdullah Mansuri menaruh penekanan pada fluktuasi harga daging sapi. Sebab, di tengah permintaan yang tinggi, ketersediaanya tidak banyak.

Baca: Harga Bahan Pokok di Jawa Tengah Stabil

“Dilihat dari ritme lima tahun terakhir, yang harus lebih diwaspadai adalah daging sapi karena permintaan tinggi tapi barang tidak banyak. Untuk ayam, walaupun harga naik relatif lebih dapat dikendalikan,” ujar dia, Senin (23/12).

Berdasarkan data Ikappi, harga daging sapi murni saat ini mencapai Rp 117.500 per kilogram (kg) dan daging sapi paha belakang sebesar Rp 123.000 per kg. Sedangkan, harga daging ayam di tingkat pedagang mencapai Rp 36.000 per kg.

Dia menyampaikan, pemerintah harus terus melakukan kontrol pada harga komoditas hingga setelah libur Natal dan Tahun Baru.

“Ini waktu-waktu yang berisiko karena setiap saat harga bisa langsung naik. Harus ada antisipasi dan kecukupan stok di hulu,” kata dia.

Terkait hal ini, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengakui bahwa saat ini sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan. Akan tetapi, menurutnya, kenaikan harga bahan pangan ini masih dalam batas toleransi.

“Ada sedikit kenaikan di sini, saya akan koordinasikan dengan supplier, distributor untuk menyesuaikan. Terutama pada telur ayam dan bawang ada sedikit naik, jadi kita akan lihat beberapa hari ke depan,” ungkapnya. (sh/republika/merdeka)

DISKUSI: