Sumber: liputan6.com

Semarang, Jakarta, LiputanIslam.com— Masyarakat Jawa Tengah (Jateng) melihat harga bawang merah mengalami kenaikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

Akan tetapi, menurut Kementerian Perdagangan (Kemendag), saat ini harga bawang merah stabil karena masih di bawah acuan yang ditetapkan.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Suhanto mengatakan, harga bawang merah terlihat naik karena sebelumnya mengalami penurunan yang signifikan.

Baca: Jelang Libur Akhir Tahun, Harga Bawang Merah Melonjak

“Masih di bawah harga acuan. Kelihatan naik, karena dua bulan lalu harganya sangat anjlok. Ini seolah-olah dipandang oleh masyarakat harga naik,” kata Suhanto, Kamis (5/12).

Dia menyampaikan, Kemendag telah menetapkan harga acuan untuk bawang merah sebesar Rp 32 ribu per kilogram. Harga tersebut sudah mempertimbangkan kepentingan petani, pedagang, dan masyarakat.

“Kita tidak ingin petani menjerit karena harga terlalu rendah. Itu sudah memperhitungkan keuntungan petani, dan pedagang, dan tidak membebani masyarakat.

Dia menuturkan, Kemendag terus melakukan langkah antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok meskipun saat ini harga stabil. Salah satunya adalah dengan memantau langsung harga kebutuhan pokok di pasar-pasar di Jateng.

“Kita akan penetrasi pasar, memantau tiap hari selama lima hari jelang Natal di pasar-pasar Jateng. Apabila ada yang mulai berkurang atau harga meningkat, pemerintah akan memenuhi dengan cara menggerakkan dari daerah surplus ke daerah minus,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan BKP Kementan, Andriko Noto Susanto mengatakan, saat ini kondisi ketersediaan pasokan dan kebutuhan pangan cukup terkendali. Dia mengaku sudah menghitung hingga Maret tahun depan.

“Kami sudah hitung dan perkirakan hingga Maret 2020, secara nasional kondisinya aman,” ujarnya.

Hal ini juga diafirmasi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Distribusi, Broto Rini. Dia menyatakan, kondisi ketersediaan pasokan dan harga pangan di Jateng saat ini aman.

“Secara umum, kondisi ketersediaan komoditas pangan pokok dan strategis masih surplus, atanra lain beras, jagung, daging, cabai dan bawang,” ucapnya. (sh/medcom/tribunnews)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*