Harga Ayam Jatuh, Menko Darmin akan Panggil Mendag dan Mentan

0
134

Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Harga ayam hidup di tingkat peternak jatuh hingga Rp 8 .000 per kilogram (kg). Jatuhnya harga ayam sudah terjadi sejak Juni 2019, kemudian menyentuh titik terendah pada Agustus 2019.

Rendahnya harga ayam ini membuat peternak rugi hingga Rp 2 triliun. Kerugian ini diperoleh dari asumsi produksi ayam nasional sebanyak 18 juta ekor per minggu. Rata-rata kerugian peternak per ekornya mencapai Rp 1.200.

Baca: Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Rp 2 Triliun

Selain itu, dampak kerugian tersebut juga membuat sebagian peternak memilih untuk menggulung tikar. Sebab, biaya produksi yang dikeluarkan tidak sebanding dengan harga jualnya.

Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan akan mengundang Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mendiskusikan penyelesaian masalah harga ayam.

“Kita undang aja Kementerian Pertanian dan Perdagangan,” ujar Darmin, Jumat (6/9).

Akan tetapi, Darmin tidak menyebutkan secara rinci kapan ia akan mengundang Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Pengusaha Peternak Ayam Nasional (Gopan) Sugeng Wahyudi mengungkapkan, merosotnya harga ayam hidup sudah terlihat sejak Agustus 2018. Harga ayam hidup selalu di bawah harga pokok produksi (HPP) dan memuncak pada Juni dan Agustus 2019.

Dia menyampaikan, peternak sudah melakukan berbagai upaya agar pemerintah turun tangan menstabilkan harga. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan jatuhnya harga ayam.

“Namun tak pernah ada solusi yang jitu dan berkepanjangan. Tercatat puluhan rapat koordinasi dan evaluasi yang melibatkan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perekonomian sampai Bareskrim Polri semua upaya mentok,” ungkapnya. (sh/detik/cnnindonesia)

DISKUSI: