Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Gunakan Kalimat ‘Insyaallah’, Pria Muslim Ini Dikeluarkan Dari Pesawat di AS

Published 07/10/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

insyaLos Angeles, LiputanIslam.com—Seorang pria Muslim bernama Khairuldeen Makhzoomi (26) dipaksa keluar dari pesawat Southwest Airlines karena mengatakan kalimat Islam,  “insyallah.” Demikian laporan dari The Independent pada Kamis (6/10/16).

Makhzoomi yang adalah seorang lulusan Universitas Berkeley baru akan berangkat dari Los Angeles International Airport. Setelah duduk di kursi penumpang, ia menelepon pamannya di Baghdad, Iraq, untuk menceritakan dirinya yang akan bertemu dengan Sekjen PBB, Ban Ki-moon.

Sebelum menyudahi pembicaraan, Makhzoomi menggunakan kalimat “insyallah.” Kemudian dia melihat seorang penumpang wanita memperhatikannya. Ia mengira wanita itu marah karena suaranya yang terlalu keras.

Namun, dua menit kemudian seorang pria datang dengan dua petugas polisi. Mereka meminta Makhzoomi untuk keluar dari pesawat. Seorang agen menggiringnya keluar dan menanyainya mengapa dia mengatakan kalimat berbahasa Arab di “suasana politik seperti sekarang.”.

Makhzoomi menceritakan beberapa anjing dibawa polisi untuk mencium kopernya, tubuhnya digeledah, dan dompetnya direbut.

“AS adalah negara bebas. Bagaimana bisa seseorang dipermalukan seperti ini?” katanya kepada The Independent.

“Saya pernah hidup di bawah kekuasaan Saddam Hussein. Saya tahu rasanya didiskriminasi,” tambahnya.

Pesawat tersebut tidak memperbolehkan Makhzoomi untuk kembali. Akhirnya ia memesan penerbangan lain dengan pesawat Delta.

Juru bicara Southwest Airlines, Brandy King, menyatakan kepada The Independent bahwa Makhzoomi diinvestigasi karena ia telah mengatakan kalimat yang “berpotensi sebuah ancaman”.

“Beginilah islamophobia memasuki negara ini,” kata Makhzoomi, “Mereka mendiskriminasi seorang siswa yang datang ke negara ini sebagai pengungsi Iraq untuk meraih mimpi.” (ra/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account