Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Gelar Pahlawan untuk Pak Harto Dianggap Bisa Percepat Rekonsiliasi Nasional

Published 08/06/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

masa-pemerintahan-soehartoJakarta, LiputanIslam.com — Wacana pemberian gelar pahlawan kepada almarhum Soeharto kembali mengemuka dalam acara diskusi “Sumpah Pemuda dan Pahlawan Nasional” di Jakarta hari Kamis (5/6) lalu. Pemberian gelar tersebut dianggap bisa mempercepat proses rekonsiliasi nasional.

Mengingat jasa-jasanya pada Negara dan bangsa, Jenderal Besar HM Soeharto pantas mendapat anugerah gelar Pahlawan Nasional, sekaligus menjadi momentum mempercepat loncatan psikologis proses rekonsiliasi nasional. Demikian salah satu benang merah kesimpulan “Diskusi Tematis tentang Sumpah Pemuda dan Pahlawan Nasional”, di Jakarta, Kamis, yang digelar oleh Institut Studi Nusantara, Lembaga Kajian Kebangsaan, `Indopolling` dan Yayasan Malesung Indonesia.

Direktur Eksektutif Lembaga Kajian Kebangsaan (LKK), Viktus Murin dalam resume pemaparannya juga mengingatkan, bangsa ini jangan dibiarkan terus tenggelam dalam kubangan dendam politik masa lalu.

“Indonesia tak bakal tumbuh sebagai negara yang maju dan disegani, apabila terus terjebak dendam politik,” tandas mantan Sekjen Presidium Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini.

GMNI merupakan salah satu organisasi mahasiswa yang ideologi perjuangannya berporos pada ajaran-ajaran Soekarno (Bung Karno), Presiden I Republik Indonesia.

“Proses simbolik rekonsiliasi itu, (di antaranya dengan pengangkatan Soeharto, Presiden II RI sebagai Pahlawan Nasional), mesti dilakukan dari dua arah. Yakni, dari persepktif Negara, dan perspektif korban,” katanya.

Selain Viktus Murin, diskusi yang dimoderatori Direktur Institut Studi Nusantara (ISN), Kenly Poluan (juga mantan Ketua Umum PP GMKI), menampilkan pula dua pembicara lainnya. Yakni, Ade Reza Hariyadi (pakar politik Universitas Indonesia) dan Audy Wuysang (aktivis LSM).

Jika Negara mengangkat Pak Harto sebagai pahlawan nasional, demikian Viktus Murin, Pemerintah harus memberi kompensasi kepada semua korban kebijakan penguasa orde baru (Orba) ini.

Tetapi yang lebih penting dan amat bernilai dari pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan, menurutnya, ialah, adanya loncatan psikologis proses rekonsiliasi nasional.

“Ini yang mestinya mendapat atensi serius, agar segala konflik sejarah tidak diwariskan menjadi pusaka abadi anak-cucu negeri ini,” ujar Viktus Murin.(ca/ant)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account