LiputanIslam.com—Sebuah laporan terbaru yang datang dari kelompok advokasi pelapor pelanggaran (whistleblower) menyebutkan bahwa sistem otomatis facebook telah menyebarkan konten-konten berbau terorisme.
Laporan yang dirilis pada Kamis (9/5) oleh Pusat Nasional Whistleblower yang berada di Washington menyebutkan bahwa upaya facebook untuk mendepak konten-konten berbau terorisme terbukti lemah dan tidak efektif.
Para peneliti dalam organisasi itu menemukan organisasi teroris seperti Daesh dan al-Qaeda telah berselancar aktif di media sosial tersebut.
Pusat Nasional Whistleblower mengkhawatirkan sistem otomatis yang digunakan oleh facebook yang juga turut menyebarkan video-video “selebrasi” dan “kenangan” yang dikelola oleh kelompok-kelompok teroris.
“Bahkan facebook sendiri turut menciptakan dan mempromosikan konten-konten teror melalui sistem otomatisnya,” tulis organisasi itu menambahkan.
Organisasi ini menilai facebook tidak benar-benar serius menghapus konten-konten berbau teroris yang tersebar di media social itu, seperti yang pernah diklaim oleh pihak facebook. (fd/Presstv)