Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Gajah Favorit Para Turis Tewas Ditembak Pemburu Gading

Published 16/06/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

satao huge tsavo tusker poached 30 may 2014Tsavo, LiputanIslam.com — Seekor gajah Afrika dengan gadingnya yang sangat panjang hingga menyentuh tanah, dan selama ini menjadi pemandangan favorit para turis Taman Nasional Tsavo, Kenya, ditemukan tewas dengan gadingnya yang telah hilang.

Sebagaimana dilaporkan CNN, Minggu (15/6), para petugas taman nasional Tsavo menemukan mayat Satao, nama julukan gajah tersebut, dengan lubang besar terdapat di tempat dimana sebelumnya gadingnya berada. Diduga kuat ia tewas setelah ditembak dengan panah beracun sebelum gadingnya diambil.

Petugas mengalami kesulitan untuk menentukan benar tidaknya mayat tersebut adalah Satao karena kepalanya telah rusak berat karena dimutilasi. Namun dengan mencocokkan pola garis kulit di telingan dan perutnya, petugas bisa memastikan hal itu.

“Satao telah tewas, dibunuh oleh pemburu gading dengan panah beracun untuk memenuhi hasrat jahat terhadap gading di negara-negara yang jauh. Satu kehidupan yang besar telah hilang demi seseorang jauh di sana,” demikian pernyataan Tsavo Trust, lembaga donor yang mengurusi pengelolaan taman nasional Tsavo, Jumat (13/6).

Satao berumur sekitar 45 tahun dan telah menjadi perhatian utama para pengunjung taman nasional Tsavo karena gadingnya yang sangat panjang. Ia juga menjadi obyek pengawasan yang cukup ketat dari para petugas yang mengkhawatirkan keselamatannya dari ancaman pemburu gading.

“Saat ia hidup, ia mudah diidentifikasi karena gadingnya yang sangat besar, bahkan dari udara,” kata jubir Tsavo Trust dalam pernyataannya.

Meski biasanya ia hanya tinggal berkeliling di arena yang sempit dan mudah diawasi, beberapa waktu terakhir ia mulai bergerak ke wilayah-wilayah yang rawan oleh keberadaan para pemburu gading. Area tujuannya yang memiliki sumber air segar sulit dilacak karena lebatnya hutan. Mayat Satao ditemukan beberapa hari sebelumnya, namun baru teridentifikasi hari Jumat.

Satao adalah korban dari perdagangan gading ilegal yang melonjak 2 x lipat sejak tahun 2007 dengan AS sebagai salah satu negara pembeli gading ilegal terbesarnya. Cina adalah pasar terbesar gading ilegal dunia, disusul Thailand, Filipina dan Vietnam.

Kelompok-kelompok konservasi menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir sekitar 30.000 gajah tewas dibunuh karena gadingnya. Gading gajah dijual seharga puluhan juta rupiah, menjadi komoditas yang menarik sekaligus mematikan bagi gajah-gajah Afrika.

Namun tidak hanya itu, ribuan penduduk yang tergantung hidupnya pada wisata alam liar juga terancam kehidupannya.

Taman nasional Tsavo juga terkenal dengan kehidupan singa-singanya yang dianggap lebih ganas dari singa-singa Afrika di daerah lain. (ca/cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account