Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Eva Bande Bebas, Bagaimana Nasib Ratusan “Eva Bande” Lainnya?

Published 23/12/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
foto; the jakarta post
foto; the jakarta post

Jakarta, LiputanIslam.com — Grasi yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada aktivis Eva Susanti Hanafi Bande, masih menyisakan pertanyaan lain. Bagaimanakah nasib ratusan aktivis lainnya yang mengalami nasib serupa dengan Eva Bande?

Pada bulan September lalu, Perhimpunan Aktivis (PENA) 98 meminta pemerintahan Jokowi untuk memberikan amnesti dan grasi kepada aktivsi yang masih dalam tahanan. Adian Napitupulu, Sekjen PENA 98 dan sekaligus politisi PDI Perjuangan ini, menyatakan ada 140 aktivis yang ditahan di seluruh Indonesia.

“Dulu Jepang melalui people tribunal di Jepang, Jepang memberikan ganti rugi kepada semua perempuan yang menjadi korban jugun ianfu (perbudakan seks), bagaimana mungkin bangsa dan negara lain lebih bisa menghargai rakyat kita sementara kita tidak. Untuk itu kita meminta kepada Jokowi, ayo kita mulai pemerintahannya dengan niat baik dengan tidak mencurigai satupun rakyatnya sendiri. Caranya, bebaskan semua aktivis yang di tangkap jangan bebaskan koruptor, jangan bebaskan bandar narkoba,” kata Adian, Minggu, 28 September 2014, seperti dilansir portalkbr.com.

Adian Napitapulu menambahkan, ratusan aktivis yang masih di penjara diantaranya aktivis petani, nelayan dan HAM.

Seperti diketahui, Jokowi menandatangani Keputusan Presiden terkait grasi pada 19 Desember 2014. Eva Bande, menyatakan rasa syukurnya atas grasi yang diberikan. Grasi ini dianggap sebagai komitmen Presiden Jokowi untuk menyelesaikan konflik agraria secara beradab.

“Grasi ini keajaiban. Baru pertama kali aktivis petani diberikan grasi setelah sekian lama terus dikriminalisasi,” kata Eva dalam konferensi pers di kantor Walhi, Ahad, 21 Desember 2014, seperti dilansir tempo.co.

Semasa dibangku kuliah, Eva sudah akrab dengan dunia aktivis karena sering terlibat dalam gerakan mahasiswa. Latar belakang ini lah yang membuat Eva langsung bergerak ketika mendengar para petani di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Toili Barat, Banggai, Sulwesi Tengah, diperlakukan semena-mena oleh PT Kurnia. Dia turut mengadvokasi petani untuk memprotes tindakan perusahaan kelapa sawit itu.

Unjuk rasa yang semula damai berakhir ricuh. Warga tidak bisa membendung kemarahan. Mereka membakar sejumlah aset dan fasilitas milik perusahaan. Ujungnya, Eva ditangkap dan ditahan pada 15 Mei 2010 karena dituduh sebagai penghasut. Dalam persidangan, Eva kemudian divonis 4 tahun. Vonis ini lebih tinggi dari tuntutan jaksa 3 tahun 6 bulan. Eva kemudian mengajukan banding namun ditolak. Ia kemudian dieksekusi pada 15 Mei 2014 di Yogyakarta setelah sebulan masuk dalam Daftar Pencarian Orang. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account