ESDM Dorong Masyarakat Maksimalkan Pemanfaatan PLTS

0
142

Surabaya, LiputanIslam.com-Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) tenaga surya melalui PLTS yang ada di Indonesia secara maksimal.

Kasubdit Penyiapan Program Aneka Energi Baru Terbarukan Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Tony Susandy saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (29/8) mengatakan bahwa potensi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia berada di angka 207,8 gigawatt peak (GWp), namun yang masih digunakan masyarakat baru sekitar 0,02 persen.

“Namun, penggunaannya masih 0,092 GWp atau sekitar 0,02 persen,” katanya pada diskusi Ruang Ide Mantap Beratap Energi Baru di Surabaya.

Menurut dia, potensi energi terbarukan yang berlimpah ini belum termanfaatkan secara optimal karena wawasan masyarakat terkait dengan lingkungan masih minim. Masyarakat masih banyak menggunakan energi fosil yang akan segera habis.

Baca juga: Kurangi Perubahan Iklim dengan Energi Surya Atap

Berdasarkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), pada tahun 2025 ditargetkan kapasitas terpasang PLTS di Indonesia bisa mencapai 6.500 megawatt. Di sisi lain, jika melihat Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), target kapasitas terpasang PLTS hanya sekitar 1008,4 megawatt.

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah pun mengingatkan PLN untuk segera meninggalkan fosil dan beralih ke EBT.

“Di negara lain konsep energi fosil sudah mulai ditinggalkan, nah ini harapan saya, PLN harus memiliki bahan bakar yang berasal dari Energi Baru dan Terbarukan (EBT),” kata Edwin di JCC, Jakarta, Rabu (14/8). (Ay/Antara)

DISKUSI: