Ekspor Sawit RI Naik 2,96 Juta pada Maret 2019

0
128

Sumber: keuangan.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Ekspor sawit Indonesia secara keseluruhan pada Maret 2019 mengalami peningkatan sebesar 3 persen menjadi 2,96 juta ton dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,88 juta ton.

Berdasarkan data dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), sepanjang Maret, ekspor khusus CPO dan produk turunannya meningkat dari 2,77 juta ton di Februari terkerek menjadi 2,78 juta ton.

Gapki menyebutkan, ekspor minyak sawit ke pasar non tradisional melonjak 60 persen. Permintaan yang paling banyak datang dari Korea Selatan, Jepang dan Malaysia.

“Tren pertumbuhan permintaan global di tahun ini sebenarnya merata di mana-mana. Bahkan pertumbuhan kuartal kemarin ini yang terbesar justru di kelompok negara lain-lain. Artinya kebutuhan sawit di pasar-pasar non-tradisional meningkat,” kata Ketua Umum Gapki Joko Supriyono, Rabu (15/5).

Baca: Ekspor Merosot, Ekonom CIPS: Tingkatkan Produk Berdaya Saing Tinggi

Sementara itu, ekspor CPO dan turunannya ke India merosot 62 persen menjadi 194,41 ribu ton secara bulanan (month to month/mtm). Penurunan permintaan produk sawit Tanah Air juga terjadi di Afrika sebesar -38 persen, AS -10 persen, China -4 persen dan Uni Eropa -2 persen.

Di sisi lain, produksi minyak sawit mengalami peningkatan 11 persen atau dari 3,88 juta ton di Februari meningkat menjadi 4,31 juta ton di Maret.

“Pada tahun 2018 produksi CPO mencapai 41,67 juta ton. Kita akan terus berupaya memperkuat hilirisasi, seperti menyerap CPO untuk kebutuhan biodiesel,” kata Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono, Jumat (17/5).

Ke depannya, ekspor CPO Indonesia diperkirakan menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah sentimen negatif Uni Eropa terhadap sawit Indonesia.

Salah satu bentuk terbaru dari sentimen negatif tersebut adalah lahirnya kebijakan Renewable Energy Directive II (RED II) yang melarang sawit sebagai biodiesel. Hal ini menggerus kinerja ekspor RI sepanjang kuartal I. (sh/republika/cnbcindonesia)

DISKUSI: