Dua WNI Bekas Tahanan Abu Sayyaf telah Bertemu Keluarga

0
130

Sumber: Tribun

Jakarta, LiputanIslam. Com—Dua warga negara Indonesia (WNI) atas nama Maharudin (48) dan Samiun (27) yang sempat disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan akhirnya telah menemui keluarga masing-masing dan diserahkan langsung oleh Menteri Luar Negeri,  Retno Marsudi,  pada Kamis (27/12) kemarin.

“Kami secara resmi menyerahkan Pak Maharudin dan Pak Samiun kembali bersama keluarga setelah 90 hari terakhir mereka dalam kecemasan dan kebimbangan selama menjadi sandera di Filipina,” kata Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi.

Sepupu Samiun, Tiko, berterima kasih atas apa yang dia sebut “upaya sekuat tenaga” pemerintah Indonesia yang menyelamatkan Samiun sehingga mampu berkumpul kembali dengan keluarga setelah hampir 90 hari disandera.

“Kami selaku masyarakat kepulauan Buton merasa berterima kasih karena ini upaya yang sangat luar biasa, tidak semudah itu mengembalikan tahanan yang menjadi tahanan di negara lain,” ujar Samiun di Kementerian Luar Negeri, Kamis (26/12).

Baca: OPM Diusulkan Jadi Organisasi Teroris Dunia, Begini Respon Pemerintah

Sementara putra Maharuddin, Muhammad Farhan, hingga kini masih disandera oleh Kelompok Abu Sayyaf.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan pihaknya akan “bekerja semaksimal mungkin” untuk membebaskan Muhammad Farhan dengan selamat.

“Ke depan upaya preventif menjadi sangat penting artinya agar tidak jatuh korban lagi di masa mendatang,” ujar Retno.

Ketiga nelayan tersebut diculik kelompok Abu Sayyaf September silam ketika sedang mencari ikan di perairan Tambisan, Lahad Datu, Negara Bagian Sabah, Malaysia, yang berdekatan dengan Filipina selatan.

Ketiganya berasal dari Baubau dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara dan bekerja di kapal milik perusahaan Malaysia.(fd/antara/bbc)

DISKUSI: