Ditanya Kasus Novel, Kabareskrim Senyum dan Angkat Jempol

0
197

Sumber: Tempo

Jakarta, LiputanIslam. Com—Usai upacara kenaikan pangkat di Aula Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/12) kemarin,  Kapala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak banyak berkomentar ketika ditagih mengenai janji menuntaskan kasus penyiraman air keras Novel Baswedan.

“Bakal kita ungkap,” ujar Listyo sembari senyum dan mengangkat jempol.

Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan terjadi pada April 2017. Hingga kini, pelakunya belum terungkap. Polri telah melakukan berbagai upaya. Beberapa tim sudah dibentuk untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Namun, belum ada hasil memuaskan.

Baca: OPM Diusulkan Jadi Organisasi Teroris Dunia, Begini Respon Pemerintah

Sementara itu,  jam penghitung waktu kasus Novel Baswedan tak ada lagi di depan lobi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis, 26 Desember 2019. Sebelumnya, di sisi kanan pintu masuk gedung KPK, jam itu dipasang untuk menunjukkan sudah berapa lama waktu kasus penyiraman air keras tak kunjung terungkap.

Jam itu sempat rusak, namun kemudian diperbaiki pada 19 Desember 2019. Terakhir kali jam itu menunjukkan 982 hari 18 jam. Saut Situmorang yang kala itu hadir mengatakan jam itu dipasang untuk mengingatkan soal kewajiban menuntaskan kasus Novel.  (Ay/CNN/Tempo)

DISKUSI: