Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Dimaafkan Prabowo, Akankah Satpam ini Bebas?

Published 06/11/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

prabowo bersalamJakarta, LiputanIslam.com — Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra telah memaafkan Brama Jupon Janua, seorang satpam yang berpura-pura menjadi anggota Brimob Polda Jatim dan menghujatnya, saat  maju dalam pilpres lalu berpasangan dengan Hatta Rajasa. Hal itu disampaikan Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman.

Menurut Habiburokhman, ada tiga hal yang perlu diluruskan  terkait kasus tersebut. (Baca: Hujat Prabowo, Satpam ini Dijerat UU ITE)

“Pertama adalah kami, baik di tingkat pusat, maupun di daerah  sama sekali tidak pernah melaporkan orang tersebut. Kami juga tidak pernah diperiksa dan tidak pernah dimintai keterangan dalam kasus tersebut. Kami bahkan baru mengetahui kasus tersebut dari media massa beberapa hari ini,” kata Habib.

Menurut dia, saat kampanye pilpres kemarin, Gerindra sangat selektif dalam memilih kasus yang dilaporkan ke pihak berwajib.

“Prioritas laporan kami waktu itu adalah terhadap orang atau kelompok yang melakukan fitnah atau pencemaran nama baik secara sistematis dan dalam skala yang luas. Kami selalu meneliti terlebih dahulu orang atau kelompok yang akan kami laporkan. Jadi tidak mungkin kami melaporkan orang kecil,” tambahnya, seperti dilansir Tribunnews, (6/11/2014)

Kasus penghinaan yang dilaporkan antara lain yang dilakukan oleh Wimar Witoelar, administrator akun Twitter @partaisocmed dan kelompok yang menamakan dirinya Kelompok Biji Kopi.

“Ketiga laporan tersebut kami sampaikan langsung ke Mabes Polri, namun  hingga saat ini tidak jelas penanganannya oleh kepolisian. Bahkan setahu kami tidak sekalipun terlapor dipanggil dan diperiksa oleh kepolisian,” ungkapnya.

Kedua, setelah selesai masa kampanye Pilpres bulan Juni lalu,  Prabowo sudah menegaskan untuk memberi maaf pada para penghinanya.

“Pelaporan yang kami laporkan sebelumnya bertujuan agar masyarakat tidak mempunyai persepsi yang salah terhadap Prabowo terutama menjelang pemilihan. Namun setelah hari pemilihan kami menganggap persatuan rakyat yang sempat terbelah gara-gara pilpres jauh lebih penting daripada mengusut kasus-kasus penghinaan tersebut.”

Ketiga, Habib meragukan bahwa tuduhan primer dalam kasus tersebut adalah pelanggaran Pasal 27 ayat (3) UU ITE tentang pencemaran nama baik melalui internet.

“Kami yakin bahwa tuduhan primer dalam kasus tersbut adalah perbuatan mengaku-aku sebagai polisi yang melanggar pasal 378 KUHP karena ia secara melawan hukum memakai identitas palsu atau martabat palsu,” katanya.

Tindakan mengaku-aku sebagai polisi, menurut Habib, sangat berbahaya karena bisa menyeret institusi Polri ke ranah kontestasi pemilu yang waktu itu sangat ketat. Adanya perbuatan mengaku sebagai polisi ini yang membuat kasus ini cepat diusut dan disidangkan.

Karenanya, Habib menyerukan agar Brama dibebaskan dari jeratan dengan menggunakan UU ITE, karena Prabowo, selaku korban, telah memaafkan.

“Unsur utama pasal tersebut yaitu adanya muatan penghinaan atau pencemaran nama baik  menjadi tidak terpenuhi. Setidak-tidaknya terhadap orang tersebut tidak perlu dikenakan penahanan,” tutupnya.

Setelah Prabowo memaafkan, akankah Brama akan dibebaskan sebagaimana MA, yang menghina Presiden Joko Widodo? (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account