Diduga Politik Uang, Caleg Golkar Laporkan Temannya

0
131

LiputanIslam.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima laporan adanya politik uang dari caleg Partai Golongan Karya (Golkar) di Kecamatan Lendah Kulon Progo. Antara pelapor dan terlapor adalah sama-sama berasal dari Partai Golkar.

Pelapor melaporkan teman separtainya tersebut kepada Bawaslu pada 22 April 2019. Pelapor membawa uang sejumlah Rp 400 ribu yang diduga untuk politik uang.

“Jadi kami menerima laporan dugaan pelanggaran pidana Pemilu money politics di Lendah, yang melaporkan itu salah satu caleg dari Partai Golkar, yang dilaporkan juga salah satu caleg dari Partai Golkar juga,” ujar Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri Rahayu Werdiningsih, di Kantor Bawaslu DIY Jln Nyi Ageng Nis Nomor 544 Kotagede, Kota Yogyakarta, Jumat (26/4).

Pihak Bawaslu sudah mulai memproses sejak 25 April lalu dengan memanggil pelapor dan para saksi.

“Hari ini kita memanggil saksi juga yang menurut penuturan pelapor itu adalah (orang) yang mengedarkan uang, tetapi bukan terlapornya. Jadi yang dilaporkan ini caleg tetapi bukan yang mengedarkan uang,” jelas Sri.

Pihak Bawaslu memanggil dan meminta klarifikasi dari para saksi terlebih dahulu baru kemudian memanggil caleg yang terlapor.

“Yang terlapor ini kami masih belum memanggil hari ini, ya paling cepat Senin baru kita panggil. Itu paling cepat ya, karena kita melihat hasil klarifikasi dari saksi-saksi terlebih dahulu,” tambahnya.

Setelah memeriksa para saksi, pihak Bawaslu belum bisa mengungkap lebih jauh kasus tersebut karena baik pelapor maupun saksi tidak tahu persis kapan peristiwa pembagian uang terjadi. (Ayu/Detik)

DISKUSI: