Di Istana Negara, Presiden Jokowi Bertemu Para Tokoh Papua

0
134

Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para tokoh Papua dan Papua Barat di Istana Negara Jakarta pada Selasa (10/9). Pemimpin Tokoh Papua, Abisai Rollo mengaku kedatangan pihaknya ke istana untuk menyampaikan harapan, kecemasan, dan kebutuhan serta beberapa pemikiran ke depan untuk tanah Papua yang lebih baik dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Kami fokus pada sumber daya manusia (SDM) karena Papua disebut daerah kaya dengan sumber daya alam namun tidak sebanding dengan jumlah dan kualitas sember daya manusia orang asli Papua yang mampu memanfaatkan sumber daya alam ini,” ucapnya.

Menurutnya, ada 10 poin permintaan untuk masyarakat Papua-Papua Barat, yang di antaranya berisi tentang pemekaran daerah di Papua dan Papua Barat, pembangunan Asrama Nusantara di seluruh kota studi pelajar/mahasiswa Papua, hingga permintaan pembangunan Istana Presiden di Papua.

Sementara Presiden Jokowi berjanji akan memberikan kesempatan kepada 1000 mahasiswa Papua dan Papua Barat yang baru lulus untuk bisa bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Siang hari saya membuka ini untuk BUMN dan Perusahaan Swasta besar yang akan saya paksa, karena kalau lewat prosedur nanti kelamaan. Jadi kewenangan saya gunakan untuk bisa menerima yang baru lulus mahasiswa dari tanah Papua. Sementara siang hari ini 1000 dulu,” katanya.

Begitu juga dengan kesempatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) “Kalau tidak lewat proses percepatan afirmasi seperti itu memang kompetisinya ketat sekali, hampir semua provinsi ketat sekali,” ungkapnya.

Baca: Deklarasi Papua Damai Ditandatangani Kamis Malam

Sedangkan terkait permintaan Istana Presiden di Papua, Presiden Jokowi mengaku akan mempertimbangkannya dengan syarat tokoh Papua telah menyediakan lahannya minimal 10 hektare. “Ini saya bisik-bisik dulu dengan para menteri supaya keputusannya tidak keliru, nanti saya sudah ngomong iya duitnya nggak ada. Ya jadi mulai tahun depan istana ini akan dibangun,” tambahnya. (aw/setkab/detik).

 

DISKUSI: