Demo ‘Great March of Return’ Minggu ke-64, 128 Warga Palestina Terluka

0
114

Gaza, LiputanIslam.com—Aksi demo anti penjajahan bertajuk ‘Great March of Return’ berlanjut hingga pekan ke-64 pada hari Jumat (28/6/19) kemarin. Kali ini, sebanyak 128 warga Palestina, termasuk 38 anak, 3 wanita, 7 paramedis, dan seorang jurnalis, terluka oleh tentara Israel.

Menurut laporan dari organisasi HAM Palestinian Center For Human Rights (PCHR), tentara Israel yang ditempatkan di sepanjang pagar perbatasan Gaza-Israel terus menyerang para pengunjuk rasa secara berlebihan. Mereka menembakkan peluru dan gas air mata.

Sekitar pukul 16.30 waktu setempat, ribuan warga sipil Palestina termasuk wanita dan anak-anak mulai berkumpul di lima perkemahan yang didirikan oleh panitia Supreme National Authority of Great March of Return dan Breaking the Siege di sepanjang perbatasan. Ratusan dari mereka kemudian bergerak mendekati pagar perbatasan yang berjarak puluhan dan ratusan meter dari pagar perbatasan.

Mereka pun meneriakkan slogan-slogan, mengibarkan bendera, dan dalam kesempatann terbatas melemparkan batu serta bom molotov ke pasukan Israel. Sementara itu, para tentara menembakkan peluru karet dan peluru hidup ke arah mereka.

Penembakan Israel yang berlanjut hingga pukul 19:30 mengakibatkan 128 orang cedera. Sebanyak 41 diantaranya terkena peluru hidup dan pecahan peluru, 36 terkena peluru karet, dan 46 oleh gas air mata.

Tabel berikut ini menunjukkan jumlah korban sipil akibat penindasan tentara Israel selama aksi ‘Great Return of Return’ sejak awal 30 Maret tahun lalu: (ra/imemc.org)

  Tewas Terluka
Total 207 12953
Anak-anak 44 2608
Wanita 2 392
Jurnalis 2 203
Anggota medis 4 217
Penyandang disabilitas 9 Undefined
Catatan:

Di antara korban luka, 550 dalam kondisi serius dan 137 diamputasi tubuh bagian bawah atau atas; 123 diamputasi di kaki bawah, 14 diamputasi di kaki atas, dan 25 anak-anak diamputasi, menurut Departemen Kesehatan.

 

DISKUSI: