Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Dana Minim, Riset di Indonesia Sulit Berkembang

Published 25/06/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
mobil listrik karya Ricky Elson (foto:tabloidku.com)
mobil listrik karya Ricky Elson (foto:tabloidku.com)

Jakarta, LiputanIslam.com–Indonesia dinilai sulit mencapai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi karena minimnya dana riset.

“Dana yang dialokasikan untuk iptek itu hanya 0,5 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara,” kata Deputi Menteri Riset dan Teknologi Bidang Pendayagunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Pariatmono, sebagaimana dikutip Tempo (25/6/2014).

Pariatmono menyampaikan hal ini dalam lokakarya hasil Intergovernmental Panel on Climate Change Assessment Report ke-5 di Jakarta, yang berlangsung Rabu, 25 Juni 2014.

Menurutnya, tahun ini, jumlah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan telah ditetapkan Rp 1.635,4 triliun. Dana sekecil itu (0,5% dari APBN) tak mungkin untuk mendanai seluruh sektor yang berkaitan dengan teknologi. Ia membandingkan minimnya dana pengembangan iptek dengan anggaran untuk pendidikan yang mencapai 20 persen dari APBN. “Anggaran 20 persen untuk pendidikan itu tidak memasukkan iptek karena sudah sektoral,” ujarnya.

Seretnya pengembangan iptek juga dipengaruhi oleh minimnya dana untuk riset. “Untuk penelitian itu dananya hanya Rp 30 juta per orang per tahun,” kata Pariatmono. “Jika situasinya seperti itu, tidak ada yang mau jadi peneliti di sini, dan dalam jangka panjang bisa sangat berbahaya.”

Publik tentu belum lupa kisah tragis peneliti asal Indonesia, Ricky Elson yang selama di Jepang berhasil mematenkan 14 penemuan di lembaga paten di Jepang, terutama di bidang motor listrik. Ricky sempat pulang ke Indonesia untuk mengembangkan teknologi mobil listrik. Namun setelah dua tahun di Indonesia dan berhasil membuat prototipe mobil listrik 100% buatan dalam negeri, dukungan pemerintah tak jua didapatnya. Ricky pun terpaksa kembali ke Jepang pada bulan April 2014 yang lalu.

Menurut Menteri BUMN, Dahlan Iskan, ia memanggil Ricky pulang dilatari oleh tingginya ketergantungan bangsa Indonesia terhadap bahan bakar minyak (BBM) impor. Salah satu solusi yang dilihat Dahlan adalah mengembangkan mobil listrik.

“Kalau kita terlambat mengembangkannya, kita akan terantuk lubang untuk kedua kalinya. Mobil-mobil listrik buatan asing akan membanjiri Indonesia dalam 15 tahun ke depan,” papar Dahlan.

Namun ketiadaan dukungan, antara lain masalah pendanaan, membuat karya fenomenal Ricky tidak bisa dikembangkan. (dw)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account