Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Dalam Sepekan, Sukhoi TNI AU Tangkap Dua Pesawat Asing

Published 30/10/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sukhoi milik TNI AU
Sukhoi milik TNI AU

Jakarta, Liputanislam.com—Hanya dalam sepekan, TNI AU berhasil memaksa mendarat dua pesawat penyusup milik Australia dan Singapura. TNI AU berhasil mengatasi ancaman pelanggaran batas wilayah udara NKRI tersebut dengan mengerahkan pesawat Sukhoi. Hal ini membuktikan bahwa TNI selalu siap siaga sepanjang tahun tanpa henti, untuk menegakkan kedaulatan dan hukum di udara demi kepentingan dan keamanan nasional Indonesia.

Pesawat Sukhoi adalah produk Rusia, dengan beberapa keistimewaan, antara lain mampu membawa 8000 kg senjata, memiliki radar canggih, dan ECM (Electronic CounterMeasures) yang berfungsi untuk mengacaukan radar musuh. TNI AU memiliki satu skuadron sukhoi.

Dalam sepekan terakhir, ada dua pesawat asing yang dipaksa mendarat oleh Sukhoi TNI AU. Pesawat pertama adalah jenis beechcraft milik Australia.

Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto, mengatakan, “Hari ini (Rabu, 22/10), TNI AU memaksa mendarat pesawat bernomor registrasi VH RLS, jenis beechcraft, pesawat ringan. Pesawat itu dari Darwin hendak ke Cebu, Filipina.”

Seperti dikutip Detikcom, Hadi mengatakan bahwa pesawat itu tertangkap monitor radar Kohanudnas, melanggar jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. TNI AU langsung mengirimkan 2 pesawat Sukhoi untuk mengejar dan mengepung pesawat itu. Pesawat Australia itu pun mendarat di di Bandara Sam Ratulangi, Manado.

Pesawat kedua yang dipaksa mendarat oleh Sukhoi TNI AU adalah pesawat komersil VH-PFK asal Singapura. Pada Selasa (28/10/2014) pukul 11.00 WIB, pesawat itu dikejar dua pesawat tempur milik Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohnudnas). Akhirnya, pesawat yang melintas wilayah NKRI tanpa izin itu mendarat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat. Ketiga kru pesawat pun digelandang ke Markas TNI AU Pontianak untuk menjalani pemeriksaan.

Dua tahun lalu, Sukhoi juga pernah berjaya memaksa pesawat milik AS untuk turun. Pesawat jenis Su-27/30 dari Skuadron 11 Makassar itu memaksa Cessna 208 milik Amerika Serikat mendarat pada 30 September 2012. Sebelum mendarat, pesawat Cessna ini sudah dideteksi radar Kohanudnas dan sudah diminta mendarat di Makassar. Namun karena pilot membandel, akhirnya Su-27/30 dari Skuadron 11 Makassar meng-intercept dan memaksa pesawat Cessna ini mendarat di Lanud Balikpapan Kaltim.(dw)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account