CORE: Kordinasi Antar Kementerian Ekonomi Masih Lemah

0
160

Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan koordinasi antar kementerian ekonomi di Indonesia masih lemah. Akibatnya, kebijakan yang dikeluarkan tidak sinkron dan berdampak terhadap ekonomi Indonesia.

“Terpenting, koordinasi dan sinergi antarkementerian berjalan demi kepentingan publik. Programnya juga harus jelas dan saling mendukung,” kata Piter, Rabu (17/4).

Piter menilai, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian membutuhkan strategi besar dan kemampuan mengkoordinasikan seluruh kementerian dan lembaga.

Selain itu, kementerian perekonomian juga harus memiliki program yang jelas dan arahan yang detail untuk menyelesaikan masalah perekonomian di Indonesia, terutama Current Account Deficit (CAD) atau defisit pada neraca transaksi berjalan.

Menurutnya, CAD merupakan penyakit lama yang masih belum dapat diselesaikan pemerintah sejak 2011. Hal ini berdampak terhadap struktur ekonomi Indonesia menjadi lebih lemah, terutama dari sisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Sedangkan, kata dia, langkah-langkah yang dilakukan pemerintah selama ini tidak mengakar pada penyelesaian inti masalahnya. Pemerintah hanya mengandalkan investasi dalam bentuk portofolio yang cenderung rentan apabila terjadi permasalahan di tingkat global.

“Modal asing dalam portofolio itu mudah ‘lari’ ke luar negeri,” ucapnya. (sh/republika)

 

DISKUSI: