Cina Tetap Pertahankan Hubungan Perdagangan dengan Iran

0
115

Sumber: CNBC

Beijing,LiputanIslam.com—Pemerintah Cina tetap mempertahankan hubungan dagangnya dengan Iran dalam sektor pertambangan, perminyakan, dan logam. Sikap Cina ini merupakan salah satu bentuk protes terhadap sanksi sepihak yang dijatuhkan oleh AS terhadap Republik Islam Iran.

Jubir Kementerian Perdagangan Cina, Gao Feng, menyatakan pada Kamis (9/5), bahwa hubungan kerjasama antara Tehran-Beijing itu penting dan pemerintah Cina akan mempertahankan hak-hak perusahaannya dalam menghadapi berbagai bentuk tekanan AS kepada Tehran.

Pernyataan Gao Feng disampaikan usai Presiden AS menjatuhkan sanksi terbarunya kepada Iran, berharap agar pemerintah Iran kehilangan pendapatannya dari sektor logam, pertambangan, dan perminyakan.

Dalam sanksi tersebut, pemerintah Trump melarang aktivitas ekspor atau impor antara Iran dan negara-negara lain dalam beberapa sektor itu.

Gao Feng menilai, sanksi AS terhadap Tehran ini nantinya akan memperburuk kondisi pasar global.

Cina adalah salah satu pelanggan minyak terbesar Iran. Sanksi yang dijatuhkan AS kepada Tehran, akan semakin memperparah hubungan antara Beijing dan Washington, usai terjadinya perang dagang antar kedua negara tersebut.

Melalui pernyataannya yang disampaikan pada 22 April lalu, pemerintah Amerika menginginkan agar ekspor minyak Iran berkurang hingga nol persen. (fd/Presstv)

DISKUSI: