Chatib Basri: Rupiah akan Bergejolak pada 2021

0
173

Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Keuangan Era Presiden Bambang Yudhoyono (SBY) Chatib Basri menilai rupiah akan mengalami gejolak pada 2021. Prediksi ini didasarkan pada kebijakan bank sentral AS The Fed.

Menurut Chatib, The Fed akan meningkatkan tingkat suku bunga acuan pada 2021. Jika The Fed menaikan suku bunga maka aliran modal akan kembali ke AS.

Dia mengatakan, prediksi tersebut berdasarkan hasil survei dari anggota rapat Federal Open Market Commettee (FOMC). Survei tersebut menyebutkan jika tingkat suku bunga The Fed masih akan flat pada 2019 sampai 2020, tapi naik lagi pada 2021 sampai 2022.

Baca: Tertekan Perang Dagang, Rupiah Berada di Posisi Rp 14.020 per Dolar AS

“Berarti rupiah akan stabil di 2019 sampai 2020 dan bahwa mungkin rupiah akan bergejolak di 2021 sampai 2022,” ujarnya, Selasa (10/12).

Dia menyampaikan jika hal itu benar-benar terjadi rupiah akan bergerak stabil di tahun ini dan tahun depan di kisaran Rp 14. 500 per dolar AS. kisaran tersebut masih dalam rentang asumsi pemerintah.

Dia berpendapat, saat ini adalah waktu yang tepat bagi pemerintah menerbitkan surat utang negara karena pelaku pasar sedang tertarik membeli surat utang pemerintah dalam kondisi rupiah stabil.

“Jadi, istilahnya let have a party before police come, nah polisinya mungkin datang di 2021 karena The Fed mulai naikkan suku bunga,” ucapnya(sh/cnnindonesia/liputan6)

DISKUSI: