Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Cegah Arus Imigran, Swedia Kembali Perketat Perbatasan

Published 12/11/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

sweden migrantStockholm, LiputanIslam.com — Pemerintah Swedia, Rabu (Kamis WIB, 12/11), untuk sementara akan mengembalikan kendali pemeriksaan di perbatasan mengingat besarnya arus pendatang, membuatnya menjadi negara terakhir yang termasuk zona bebas paspor Schengen yang memperketat perbatasannya selama krisis pendatang.

“Sejumlah besar pendatang akan tiba di Swedia. Kantor migrasi berada di bawah tekanan berat… dan polisi yakin adanya ancaman ketertiban umum,” kata Menteri Dalam Negeri Swedia, Anders Ygeman.

“Maka kami akan memegang kembali kendali di perbatasan nasional mulai besok (Kamis) pukul 12:00 malam (11:00 GMT) selama 10 hari ke depan,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Direktur Komunikasi Kantor Migrasi Swedia, Mikael Hvinlund, menyatakan, 80.000 pendatang tiba pada September, sama banyaknya dengan mereka yang datang sepanjang 2014.

Swedia menerima lebih banyak pengungsi sebagai bagian dari populasi mereka dibandingkan negara-negara Eropa lainnya, di tengah sulitnya benua tersebut berjuang menghadapi krisis migrasi terburuk sejak Perang Dunia II.

Swedia memperkirakan mampu menerima hingga 190.000 pengungsi pada 2015–atau setara dengan 1,5 juta pendatang di negara seluas Jerman.

“Orang-orang terpaksa tidur di tenda-tenda, perkantoran, dan pusat-pusat evakuasi yang biasa digunakan untuk bencana alam. Kami tidak akan bisa memenuhi misi kami untuk menyediakan atap bagi setiap orang… Mengembalikan kendali perbatasan akan sangat membantu kami,” tutur Hvinlund.

Pemerintah juga telah meminta pihak perusahaan mengoperasikan kapal-kapal feri diantara Jerman dan Swedia dengan mengharuskan para penumpang menunjukkan dokumen identitas mereka, meskipun pihak berwenang tidak bisa memaksa mereka memenuhi aturan tersebut.

“Menyambut pendatang harus dilakukan dengan tertib dan penuh perhatian,” ujar Perdana Menteri Swedia, Stefan Lofven, di Malta, dimana dirinya ambil bagian dalam pertemuan diantara pemimpin-pemimpin Eropa dan Afrika terkait krisis pendatang.

Berjuang menghadapi gelombang pendatang, pada minggu lalu Swedia memohon kepada Uni Eropa agar merelokasi sebagian pencari suaka yang telah mereka terima.

Jerman mengambil kembali kendali perbatasannya pada September dan secara de facto menangguhkan keanggotaan Schengen-nya.

Austria juga mengatakan akan mengambil langkah-langkah di perbatasan guna membantu mengendalikan arus pendatang.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account