Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Perum Bulog menyebutkan saat ini stok beras nasional mencapai 2.034.965 ton. Dengan jumlah stok tersebut, kebutuhan beras saat ramadan dan lebaran dapat terpenuhi.

“Stok secara nasional di atas 2 juta ton. Artinya kalau untuk kebutuhan puasa dan lebaran rasanya untuk beras ini aman,” kata Direktur Pengembangan Bisnis dan Industru Bulog, Imam Subowo, Kabupaten Majalengka, Jumat (3/5).

Dia menyampaikan, saat ini penyerapan beras dan gabah petani cukup tinggi karena masih memasuki musim panen raya. Dia memberi contoh seperti di Jawa Barat per hari stok berada di atas 2.000 ton beras. Jika cuaca cerah, pasokan beras di Jawa Barat per hari dapat mencapai angka 3.000 ton sedangkan jika hari libur sekitar 1.500 ton.

“Ada pengadaan langsung beras ada yang bentuk gabah dan kita setarakan beras semua ya sampai 2000 ton,” ujarnya.

Menurutnya, dengan stok yang melimpah seperti saat ini, idealnya tidak ada lonjakan harga di bulan ramadan. Meski demikian, kata dia, untuk harga sendiri akan mengikuti harga di pasaran.

“Kami tidak menunggu harga naik terlebih dahulu untuk melakukan operasi pasar.‎ Bulog memiliki toko pangan di pasar-pasar yang buka setiap hari. Dengan model seperti ini seharusnya (harga beras) gak perlu naik,” ujarnya.

Saat ini Bulog terus melakukan pengadaan dengan menyerap hasil panen petani sebanyak mungkin. Akan tetapi, meski menyerap produksi dari para petani namun tetap ada standar sendiri agar beras dapat masuk ke Bulog.

“Selama berasnya memenuhi syarat, maka Bulog akan serap. Syarat itu ada tiga yaitu kadar air maksimal 14 persen, broken 28 persen, dan menir 2 persen,” jelasnya. (sh/kontan/pikiran-rakyat.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*