Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Buku Terbitan MUI Dibedah Secara Rahasia dan Eksklusif

Published 16/01/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

bedah buku cilebut-3Cilebut, Bogor. Liputan Islam.com—Sebuah even unik terjadi pada tanggal 14 Januari 2014 lalu, tepat di hari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Buku terbitan MUI yang berjudul  “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia” (MMPSI), yang diterbitkan November 2013 lalu, dibedah oleh beberapa narasumber. Acara yang berlangsung di Masjid al-Muhajirin, Cilebut, Bogor, itu berlangsung secara rahasia dan eksklusif.

Sejak awal, pembawa acara membacakan peraturan yang intinya menunjukkan bahwa isi acara ini tidak boleh sampai bocor ke pihak di luar peserta acara bedah buku. Pembawa acara melarang peserta meliput, merekam, atau mengambil gambar sepanjang acara berlangsung. Kemudian, pada sesi tanya jawab, segala bentuk pertanyaan hanya boleh diajukan dalam bentuk pertanyaan tertulis. “Bedah buku ini dimaksudkan untuk membina masyarakat, khususnya keluarga, agar selamat dari ajaran Syiah,” ungkap Ustadz Trisugianto dalam kata sambutannya selaku Ketua DKM sekaligus mewakili Panitia.

cilebut4Hadir sebagai pembicara dalam acara ini adalah Ustadz Jazuli, Lc (narasumber di Radio Rodja), dan Ustadz Irfan Hilmi, Lc yang diperkenalkan sebagai wakil MUI Pusat. Ustadz Jazuli menyatakan bahwa Syiah adalah golongan yang tidak selamat. Sementara itu Ustadz Irfan Hilmi menegakan bahwa ribuan santri Indonesia  yang dikirim ke Iran kerjanya hanya makan, minum, dan tidur. Mereka tidak belajar, melainkan hanya dicuci otak. “Sepulang dari sana, mereka menyebarkan paham Syiah dan akan menjadi bom waktu karena bermaksud  mendirikan Negara Syiah (di Indonesia).”

Negara Syiah di Indonesia?

Menurut buku yang diterbitkan sejak November 2013 itu, pemerintah Iran memfasilitasi para pemuda Indonesia untuk belajar di Qom, Iran. Sepulang dari Iran, orang-orang Indonesia itu difasilitasi oleh pemerintah Iran untuk melakukan berbagai macam aktivitas yang tujuan akhirnya adalah mendirikan Negara Syiah Indonesia.

Beberapa alumnus Iran yang ditemui Liputan Islam menyampaikan sikap prihatin atas penerbitan buku tersebut. “Ini adalah tuduhan yang sangat fatal dan berbahaya bagi hubungan dua negara. Ini sama saja dengan menuduh Iran hendak melakukan makar di wilayah NKRI,” kata sumber yang enggan disebut namanya.

Saat ditanya mengenai validitas buku tersebut, sumber Liputan Islam menyatakan, sebenarnya sejumlah kalangan internal MUI membantah bahwa buku ini merupakan terbitan resmi MUI meskipun ada logo MUI di sampulnya. Akan tetapi, menurut sumber tersebut, sikap MUI yang tidak memberikan klarifikasi resmi mengenai hal ini, sama saja dengan restu dari lembaga tersebut.  Padahal, buku itu sudah diedarkan beredar secara luas dan sebagiannya dibagikan secara gratis ke pusat-pusat dakwah Islam seperti masjid dan yayasan dengan diklaim sebagai terbitan resmi MUI.

“Yang dimaksud dengan hadits Nabi kan tidak hanya berupa pernyataan verbal beliau, melainkan juga tindakan dan restu dari beliau. Diamnya Nabi adalah persetujuan, dan itu dianggap valid sebagai sebuah hadits. Ketika ada buku bersampul MUI dan diklaim bahwa itu adalah buku terbitan dari MUI, kemudian setelah beberapa bulan tidak ada klarifikasi bantahan resmi dari lembaga MUI terhadap pencantuman logo, maka masyarakat dipastikan akan memahaminya sebagai persetujuan dari MUI. Jadi, lembaga MUI memang harus bertanggung jawab atas tuduhan makar itu,” tegas sumber Liputan Islam.  (wz/ah/by)

[Nantikan artikel liputan eksklusif acara ini di liputanislam.com]

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account