BPS: Upah Riil Buruh Tani Turun 5 Persen

0
79

Sumber: kumparan.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah riil buruh tani turun dari Rp 38.278 per hari menjadi Rp 38.260 per hari. Penurunan uparh riil buruh tani ini tercatat sebesar 5 persen.

Sementara itu, upah nomial harian buruh tani mengalami kenaikan 0,25 persen, yakni dari Rp 54.515 per hari pada Oktober 2019 menjadi Rp 54.650 per hari pada November 2019.

“Upah buruh tani kembali naik 0,25 persen,” ujar Kepala BPS Suhariyanto, Senin (16/12).

Baca: Juni 2019, Upah Riil Buruh Tani dan Bangunan Turun

BPS juga mencatat, upah nominal buruh bangunan naik 0,01 persen, yaitu dari Rp 89.072 per hari pada Oktober 2019 menjadi Rp 89.081 per hari pada November 2019.

Akan tetapi, upah riil buruh bangunan mengalami  penurunan sebesar 0,12 persen dari Rp 64.358 per hari menjadi Rp 64.272 per hari.

“Upah riil tukang bangunan turun,” ucapnya.

Sementara, upah nominal pembantu rumah tangga meningkat 0,28 persen dari Rp 417.626 per bulan menjadi Rp 418.795 per bulan.

Untuk buruh potong rambut wanita, upahnya tidak mengalami kenaikan atau sama seperti sebelumnya, yaitu Rp 28.415. Sedangkan upah riilnya turun 0,14 persen dari Rp 20.531 menjadi Rp 20.501.

Sebagai informasi, upah nominal buruh adalah rata-rata upah harian yang diterima sebagai balas jasa dari pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan, upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga.  (sh/cnnindonesia/detik)

 

 

DISKUSI: