BNPT Harap Bhayangkari Dapat Menjaga Keluarga dari Radikalisme

0
155

LiputanIslam.com-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius berharap agar para ibu Bhayangkari dapat mendidik, menjaga, dan melindungi keluarganya terutama putra-putrinya agar tidak mudah terpengaruh radikalisme, terutama yang disebarkan melalui dunia maya.

“Radikalisme ini masalah ideologi tidak hanya kepada orang biasa saja, semuanya bisa terpapar kalau kita tidak siap untuk menghadapi itu. Perempuan dan anak-anak sekarang juga sudah disentuh. Oleh sebab itu kewaspadaan harus ditingkatkan oleh Ibu-ibu Bhayangkari ini yang punya peran besar untuk bisa menjaga dan melindungi anak-anaknya agar tidak mudah terpengaruh paham tersebut,” ujar Komjen Suhardi Alius melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (4/9).

Hal itu disampaikan dalam Dalam kegiatan Hari Kesatuan Gerak Ke-67 Bhayangkari. Acara tersebut dihadiri oleh para anggota Bhayangkari, Polwan, PNS, Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBP3), dan siswa-siswi beserta guru sekolah di lingkungan Kemala Bhayangkari.

Selanjutnya, ia juga memaparkan pola yang dilakukan para kelompok-kelompok radikal terorisme selama ini dalam merekrut para anggotanya, termasuk melalui lingkungan pendidikan hingga lingkungan terkecil PAUD.

“Radikalisme ini sudah ada di sekeliling kita, mereka juga sudah masuk ke lingkungan pendidikan. Tidak hanya perguruan tinggi saja yang mereka incar. PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) juga mereka incar. Untuk itu sekarang ini kami beri tahu cara mengidentifikasinya dan bagaimana cara kita untuk membantu mereduksi dan bahkan bisa menghilangkannya,” ujar Suhardi Alius.

Ia berharap kepada para perwakilan baik dari Bhayangkari, Polwan, PNS, KBP3, dan anak sekolah beserta guru bisa melihat bahaya paham radikal terrorisme itu dan bisa mensosialisasikan apa yang telah disampaikannya kepada seluruh keluarga besar Bhayangkari Polri.

Baca juga: MOI Ingatkan Masyarakat Waspadai Kebangkitan Islamophobia dan Radikalisme

Sementara itu dalam kesempatan tersebut Winny Budi Maryoto, selaku Ketua Panitia Penyelenggara “talk show” mengenai Bahaya Radikalisme tersebut mengungkapkan bahwa Bhayangkari Polri sebagai organisasi persatuan dari istri para anggota Polri akan terus memperkuat daya tangkal para anggotanya dari upaya penyebaran bahaya radikal terorisme.

“Peran keluarga sangat penting dalam mengatasi atau menyelesaikan permasalahan radikalisme ini. Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, tapi kita adalah orang tua. Ibu serta bapaknya adalah yang paling berperan besar dalam melindungi anaknya dari bahaya radikal terorisme,” ujar Winny Budi Maryoto.

Winny berterima kasih bahwa Kepala BNPT telah menjelaskan secara detail mengenai pola-pola terselubung yang dilakukan kelompok radikal terorisme dalam merekrut anggotanya terutama kepada anak-anak dan juga menjelaskan upaya mencegah itu semua agar tidak semakin menyebar ke lingkungan keluarga besar Bhayangkari. (Ay/Antara)

DISKUSI: