BMKG: Pertengahan September, Cilacap dan Sekitarnya Masuki Masa Pancaroba

0
135

Cilacap, LiputanIslam.com-Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Cilacap Rendi Krisnawan memrakirakan wilayah Jawa Tengah bagian selatan khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya akan segera memasuki masa pancaroba pada pertengahan September hingga pertengahan Oktober. Sehingga awal musim hujan di sebagian besar Kabupaten Cilacap diprakirakan akan berlangsung pada pertengahan bulan Oktober.

“Masa pancaroba atau masa transisi dari musim kemarau menuju musim hujan di wilayah Jateng bagian selatan khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya diprakirakan akan berlangsung pada pertengahan bulan September hingga pertengahan bulan Oktober 2019,” katanya di Cilacap, Senin (2/9).

Rendi mengatakan berdasarkan prakiraan awal musim hujan tahun 2019-2020 yang dikeluarkan BMKG Stasiun Klimatogi Semarang khususnya untuk wilayah Jateng selatan, awal musim hujan di sebagian besar wilayah Cilacap diprakirakan mundur dua dasarian (20 harian).

Pada musim pancaroba, tersembunyi bahaya yang bisa mengancam sewaktu-waktu. Akan sering terjadi kondisi ekstrem, di mana terjadi perbedaan suhu dan kelembapan yang tinggi antara pagi hari dengan siang menjelang sore. Kondisi ini bisa memicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat berdurasi singkat disertai petir, angin kencang atau bahkan puting beliung.

Baca juga: BMKG: Akan Ada Gelombang Tinggi Hingga 4 meter Akibat Badai Tropis Lekima

Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi cuaca ekstrem itu untuk mengurangi risiko bahaya sekunder. Sebab, selain berdaya rusak cukup tinggi, puting beliung juga mampu merobohkan pohon sehingga bisa memberikan dampak lebih besar.

Langkah antisipasi itu misalnya, dengan memotong dahan dan ranting pohon yang sudah terlalu tinggi atau rimbun. Dengan begitu, ketika terjadi angin kencang atau puting beliung, pohon relatif lebih kuat dan tidak sampai roboh. (Ay/Antara/Liputan6)

DISKUSI: