BJ Habibie Ingatkan Pentingnya Agama dan Budaya Dalam Demokrasi

0
258

Sumber: netralnews.com

Depok, LiputanIslam.com– Preisden Republik Indonesia ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie mengingatkan akan pentingnya menjaga dan menyeimbangkan agama dan budaya dalam kehidupan demokrasi. Nilai-nilai budaya dan agama harus selalu ada agar demokrasi berjalan dengan baik dan tidak salah kaprah.

Demikian hal itu ia sampaikan saat peluncuran ‘The Habibie Institue for Public Policy and Governance (HIPPG)’ kerja sama antara The Habibie Instutute dengan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, pada Selasa (25/6).

“Demokrasi kaitannya dengan manusia, manusia itu kalau mau berkembang, mau tingkatkan produktivitas, maka dia mau tidak mau harus berperilaku sesuai dengan budayanya. Jadi SDM itu kita harus kembangkan, agar supaya perilakunya dalam budaya, dan bersinergi, dengan agamanya masing-masing, itu baru benar-benar menguntungkan bagi manusia,” katanya.

Menurutnya, agama, budaya, dan pendidikan adalah tiga elemen penting dalam kemajuan bangsa. “Ada orang pendidikan hebat, tapi pembudayaan negatif, itu bahaya itu. Tapi ada juga orang yang berpengetahuan top, budaya, pendidikan juga, kalau itu ada, baik dan bagus. Jadi itu kita lihat ada sinergi 3 elemen yaitu agama, pendidikan dan budaya,” ungkapnya.

Baca: Warganet Ramai Beri Ucapan Ultah BJ Habibie ke-83 Tahun

Habibie juga mengingatkan pentingnya merawat UUD dan Pancasila. Mengedepankan Bhineka Tunggal Ika tanpa melihat perbedaan antar suku dan ras. UUD dan Pancasila adalah urat nadinya bangsa Indonesia.

“UUD dan Pancasila adalah aset bangsa, dan kita tidak mengenal SARA, dan tidak mengenal perbedaan suku dan ras. Lalu, demokrasi pembangunan dan governansi itu harus kita perbaiki. Jadi masih banyak kita harus perbaiki dalam bidang pembangunan,” tambahnya. (aw/detik/gatra).

DISKUSI: