Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Biden Ramalkan “Pandemi Kedua”, Keceplosan?

Published 23/06/2022 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –  Klip video Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang mengatakan negara ini perlu bersiap menghadapi “pandemi kedua” belakangan ini beredar viral di media sosial.

Dalam jumpa pers di Ruang Roosevelt, Selasa (22/6), Biden memuji upaya pemerintahnya untuk memastikan anak-anak balita sekarang bisa mendapatkan vaksinasi untuk COVID-19.

Tapi dia kemudian membuat pernyataan yang seakan memastikan akan terjadi “pandemi kedua” setelah pandemi COVID-19.

Dilaporkan Newsweek, Biden awalnya ditanya oleh seorang reporter tentang berapa lama kampanye vaksin baru dapat berlangsung sebelum menelan lebih banyak dana dari Kongres.

Dia menjawab, “Ya, kita akan melewati setidaknya tahun ini. Kita memang membutuhkan lebih banyak uang. Tapi kita tidak hanya membutuhkan lebih banyak uang untuk vaksin anak-anak, pada akhirnya; kita membutuhkan lebih banyak uang untuk pandemi kedua.”

Dia menambahkan, “Akan ada pandemi lain. Kita harus berpikir ke depan.”

Sebagian orang tidak menanggapi serius pernyataan Biden tersebut, melainkan memberikan komentar sarkastik, sementara sebagian lain khawatir akan munculnya pandemi baru, di saat dunia sangat mengharapkan berakhirnya pembatasan yang diberlakukan akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir.

Seorang komentator di Twitter menyatakan; “Presiden Joe Biden tampaknya mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh kita semua. Dia mengatakan pemerintah membutuhkan lebih banyak uang, tidak hanya untuk vaksinasi anak-anak, tetapi untuk pandemi berikutnya. Ya, akan ada yang kedua..”

Komentator lain menyoal dengan sinis: “Laboratorium apa yang akan menjadi sumber kebocoran virus berikutnya? .. Saya yakin itu akan datang menjelang pemilu.” Dia mengacu pada pemanfaatan pandemi sebagai kartu dalam pertarungan politik pada pemilu AS.

Terlepas dari semua komentar itu, pernyataan Biden itu bisa jadi keceplosan yang mengungkap fakta bahwa dia selalu berusaha menyembunyikan tuduhan bahwa putranya, Hunter,  mendanai laboratorium biologi  di Ukraina, yang bertanggung jawab untuk memroduksi virus yang digunakan sebagai senjata biologis.

Adalah Kementerian Pertahanan Rusia yang pertama kali mengungkap peran Hunter Biden dalam pembiayaan laboratorium biologi di Ukraina, berdasarkan dokumen dan informasi intelijen mengenai keterlibatan lembaga pemerintah AS dalam aktivitas laboratorium tersebut  serta pembiayaanya oleh institusi yang dekat dengan presiden AS saat ini, terutama melalui dana investasi Rosemont Seneca Partners, yang dipimpin oleh Hunter Biden.

AS menolak tuduhan ini, dan intelijennya menyatakan bahwa apa yang diungkapkan Kementerian Pertahanan Rusia adalah taktik propaganda untuk membenarkan intervensi militer di Ukraina dan membangkitkan perselisihan di AS.

Namun, surat kabar Inggris Daily Mail pada 26 Maret mengaku telah memperoleh dokumen yang mengkonfirmasi validitas tuduhan Rusia terhadap Hunter Biden tentang keterlibatannya dalam pendanaan laboratorium biologi di Ukraina.

Dokumen itu juga memperlihatkan bahwa email dari laptop Hunter Biden menunjukkan dia membantu mengamankan jutaan dolar dalam pendanaan untuk perusahaan Metabiota, kontraktor Departemen Pertahanan AS yang berspesialisasi dalam penelitian penyakit penyebab pandemi yang dapat digunakan sebagai senjata biologis.

Alhasil, dunia tak seharusnya mengabaikan begitu saja pernyataan Biden yang viral tersebut, sebab dia bukan peramal. Khalayak harus menyoal dari mana Biden mendapatkan data-data mengenai pandemi baru yang mengancam miliaran umat manusia itu, atau diakah biang kerok dari apa yang akan terjadi selanjutnya, terutama setelah rekam jejak Hunter Biden diungkap oleh media Barat sendiri.  Khalayak tak boleh percaya begitu saja kepada narasi-narasi yang menyalahkan kondisi alam agar khalayak memaklumi pernyataan Biden. (mm/newsweek/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account