Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Belanda Gelar Acara Perang Tomat yang Ditolak Rusia

Published 15/09/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

perang tomatAmsterdam, LiputanIslam.com — Rakyat Belanda menggelar acara “perang tomat” di pusat kota Amsterdam, Minggu (14/9). Ratusan orang terlibat saling lempar ratusan ribu tomat, tidak jauh dari istana kerajaan. Buah pir dan apel juga dilibatkan dalam pesta permainan tersebut.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Russia Today, aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas “perang sanksi” antara Uni Eropa dengan Rusia yang berdampak pada ditolaknya produk-produk buah-buahan Belanda oleh Rusia.

Aksi tersebut digelar setelah 45 perusahaan agribisnis besar Belanda mengajukan tuntutan ganti rugi ke Netherlands Enterprise Agency. Di bawah skema yang berlaku, para petani bisa mendapatkan kompensasi jika produk mereka rusak, atau jika produk mereka diserahkan kepada Bank Makanan.

“Kami berbicara tentang sejumlah besar buah-buahan dan sayur-mayur,” kata Michel van der Maas, jubir Netherlands Enterprise Agency.

Menurut Michel, jumlah buah-buahan yang digunakan dalam aksi tersebut mencapai beberapa ton.

Ide menggelar aksi perang tomat itu berasal dari festival tahunan perang tomat yang digelar di Bunol, Spanyol, dimana para partisipan saling melempar tomat untuk sekedar bersenang-senang.

Namun untuk acara di Amsterdam ini, panitia menarik biaya sebesar $20 dari setiap peserta yang selanjutnya digunakan untuk mengganti kerugian para petani.

Setelah acara selesai, tomat-tomat yang telah hancur itu dikirim ke fasiltias pengolahan limbah untuk diproses menjadi biogas.

Belanda yang menjadi negara eksportir produk-produk pertanian terbesar kedua di dunia diperkirakan menanggung kerugian hingga 300 juta euro per-tahun akibat diblokirnya impor produk pertanian Rusia. Demikian laporan Russia Today.

Untuk membantu para petani, Uni Eropa telah membentuk dana Komisi Bersama Kebijakan Pertanian senilai 125 juta euro, yang dari sini para petani bisa mendapatkan kompensasi, sementara pemerintah Belanda bermaksud membebankan kerugiannya kepada 8 Bank Makanan di seluruh Belanda.

Skema ini diumumkan tanggal 18 Agustus lalu, setelah Rusia menerapkan larangan impor produk-produk makanan dari negara-negara barat. Namun karena banyaknya permohonan yang diajukan, sejauh ini skema pembayaran ganti rugi itu mengalami penundaan.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account