Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Bela Invasi Irak dan Tolak Krimea, Obama Di-Bully Media Rusia

Published 27/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

obama brusselsBrussels, LiputanIslam.com — Presiden Obama mengeluarkan pernyataan yang membingungkan. Menurutnya, invasi Amerika terhadap Irak yang menewaskan ratusan ribu rakyat tak berdosa itu masih lebih baik daripada referendum demokratis dan damai di Krimea.

“Bersama-sama kita mengutukm invasi Rusia atas Ukraina dan menolak legitimasi referendum Krimea,” kata Obama dalam pidatonya di hadapan 2.000 audiens di Palais des Beaux-Arts, Brussels, Rabu (26/3).

“Kami tidak mengklaim atau menganeksasi wilayah Irak. Kami tidak merenggut sumber daya alamnya untuk kepentingan kami. Bahkan, kami mengakhiri perang di Irak dan meninggalkannya untuk rakyat Irak dan negara Irak yang berdaulat,” tambah Obama.

Tidak ayal, pers Rusia pun langsung mengolok-olok pernyataan Obama tersebut.

“Obama mengatakan invasi Irak tidak seburuk (referendum) Krimea. Tunggu dulu … Apa?” demikian judul headline situs berita Russia Today hari ini (27/3).

Menurut Russia Today (RT), pernyataan tersebut merupakan bukti nyata sikap Amerika yang “standar ganda”.

“Kebaikan hanya bagi mereka yang menggunakan bom dan beton di Kiev, dan keburukan bagi penduduk Krimea yang pro-Rusia,” tambah RT.

“Betul, referendum adalah jahat dan bom adalah baik,” sindir RT lagi.

Tentang pernyataan Obama yang mengklaim pemerintah Amerika tidak memiliki hasrat untuk menguasai Ukraina, RT menyindir dengan menyebut para pejabat Amerika telah berbondong-bondong datang ke Ukraina untuk memberikan dukungan kepada para demonstran di Maidan, selama upaya penggulingan Presiden terpilih Ukraina Victor Yanukovych.

“Dan ketika Deputi Menlu Victoria Nuland berdiskusi dengan dubes Amerika di Ukraina Geoffrey Pyatt tentang siapa yang boleh dan tidak boleh menjadi pejabat Ukraina, itu hanya percakapan kosong 2 orang diplomat,” sindir RT lagi.

Tentang invasi Irak yang disebutkan Obama di atas, RT menyebutkan kerusakan yang terjadi di Irak paska invasi Amerika tahun 2003.

RT juga menyinggung pemboman Amerika dan NATO terhadap Serbia tahun 1999 untuk membantu kemerdekaan Kosovo. Pemboman yang menewaskan ratusan warga Serbia itu disebutnya sebagai pelanggaran nyata hukum internasional. Sementara dalam kasus Krimea, tidak ada tembak menembak yang merenggut nyawa seorang pun, kecuali tewasnya 2 orang akibat tembakan sniper provokator dari Ukraina.

“Pengganggu terbesar di dunia berbicara tentang cinta dan damai. Dan drone-drone pembunuh adalah pembawa pesannya. Dan para penjaga penjara rahasia CIA adalah penjaga-penjaganya. Dan NSA memata-matai siapapun yang tidak mendengarkannya,” tulis RT.

“Seperti pepatah kuno Romawi, apa yang boleh bagi Dewa Jupiter tidak boleh bagi kerbau. Ya, tidak ada dewa yang duduk di Washington, dan kebanyakan orang tidak ingin diperlakukan seperti kerbau.”(ca/russia today)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account