Baru Diterapkan, Sejumlah Mobil Pribadi Aparat Langgar Aturan Ganjil Genap di Jalan Pramuka

0
130

Jakarta, LiputanIslam.com-Baru diterapkan Senin Pagi (9/9), Sejumlah mobil pribadi pelat nomor polisi genap yang dikendarai oknum aparat dari sejumlah instansi pemerintah tampak melanggar area ganjil-genap di Jalan Pramuka. Petugas Dinas Perhubungan pun sudah mencoba untuk mengingatkan dengan meminta putar balik.

“Kami sifatnya hanya mengingatkan saja untuk mereka putar balik, sebab penindakan ada di ranah kepolisian (mobil pribadi). Kecuali kendaraan barang berpelat nomor hitam, kita bisa tindak,” ujar petugas Dishub DKI Jakarta seperti yang dilansir Antara, Budi Wibowo, di Jakarta, Senin (9/9).

Menurutnya, Sejumlah oknum pengendara berseragam polisi, kejaksaan dan sejumlah instansi pemerintah lainnya tampak melintas di kawasan ganjil genap tersebut menggunakan mobil berpelat pribadi genap.

“Perluasan (ganjil-genap) ya pak? Maaf saya sedang buru-buru ke kantor ada apel,” ujar salah satu oknum pengendara mobil genap berseragam Kejaksaan Negeri saat dihentikan oleh petugas Dishub.

Bahkan seorang oknum pengendara berseragam polisi hanya memberi kode hormat kepada petugas Dishub saat mobil pribadinya yang bernomor genap melintas di Simpang Utan Kayu.

Ia mengaku sudah meminta oknum aparat tersebut memutar arah mengambil jalur alternatif, namun arahan tersebut tidak digubris, mobil yang dikendarai aparat pun tetap melaju ke Jalan Pramuka.

Baca juga: Hari Pertama Perluasan Aturan Ganjil Genap Justru Jakarta Tempati Kota Terpolusi Sedunia

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meneken peraturan gubernur (pergub) tentang perluasan sistem ganjil-genap. Para pengemudi yang melanggar akan dikenai sanksi denda Rp 500 ribu.

“Sanksinya sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bahwa pelanggaran terhadap rambu lalu lintas itu dikenakan sanksi denda administrasi sebesar maksimal Rp 500 ribu,” kata Kadishub DKI Syafrin Liputo dalam konferensi pers di Taman Budaya Dukuh Atas, Jalan Sudirman Raya, Jakarta Selatan, Jumat (6/9). (Ay/Antara/Detik)

DISKUSI: